alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pamit Bermain, Dua Bocah di Pemalang Ditemukan Tewas di Galian C

Budi Arista Romadhoni Selasa, 23 Maret 2021 | 06:55 WIB

Pamit Bermain, Dua Bocah di Pemalang Ditemukan Tewas di Galian C
Dua anak yang ditemukan ā€ˇtewas di galian C Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Senin (22/3/2021). [Dok. BPBD Pemalang]

Keduanya dilaporkan hilang sejak Minggu (21/3/2021), namun nahas dua bocah di Pemalang itu ditemukan meninggal dunia

SuaraJawaTengah.id - Dua anak ditemukan tewas di galian C di Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Senin sore (22/3/2021). 

Sebelum ditemukan dua anak di Pemalang itu dalam keadaan sudah meninggal. Keduanya dilaporkan hilang sejak Minggu (21/3/2021).

‎Identitas kedua bocah tersebut yakni Dimas Bowodiharjo, 9, dan‎ Helmi Anatsya, 8. Keduanya tinggal di Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Wahadi mengatakan, kedua korban ditemukan‎ di area galian C sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca Juga: Nekat! Warga Pemalang Bakar Rumah Orang Tua dan Mobil Sendiri

"Kondisi kedua korban saat ditemukan sudah meninggal," kata Wahadi, Senin (22/3/2021).

Menurut Wahadi, sebelumnya kedua korban dilaporkan hilang pada Minggu (21/3/2021) sekitar pukul 15.00 WIB. 

"Mereka awalnya pergi bermain, tapi sampai malam tidak pulang sehingga dilaporkan hilang oleh orang tuanya ke pemerintah desa dan diteruskan ke BPBD," ujarnya.

Menindaklanjuti laporan‎ tersebut, BPBD bersama pemerintah desa, kepolisian, dan relawan ormas melakukan pencarian pada Senin pagi (22/3/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Operasi pencarian itu dilakukan dengan menyisir area ‎galian C di kebun tebu yang biasa dijadikan tempat bermain korban, dan hutan jati Desa Surajaya. 

Baca Juga: Pajak Galian C Karangasem Bocor, Pengawasan Diperketat

"Saat dilakukan pencarian di galian C, kedua korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal. Setelah dievakuasi, kedua korban dibawa ke rumah duka untuk diperiksa petugas medis," ujar Wahadi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait