alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Basmi Lumut, Candi Borobudur Disemprot Minyak Atsiri

Budi Arista Romadhoni Kamis, 08 April 2021 | 13:20 WIB

Basmi Lumut, Candi Borobudur Disemprot Minyak Atsiri
Tim Balai Konservasi Borobudur menyemprot batu candi menggunakan formula minyak atsiri berbahan sereh wangi. Formula alami ini efektif membunuh koloni lumut dan lumut kerak yang menempel pada batuan candi. [suara.com/ Angga Haksoro Ardhi]

Candi Borobudur menjadi bangunan yang dilindungi dan menjadi warisan dunia yang diakui UNESCO

SuaraJawaTengah.id - Balai Konservasi Borobudur (BKB) mengaplikasikan minyak atsiri sereh wangi untuk menghambat pertumbuhan lumut pada batu Candi Borobudur. Penggunaan herbisida kimia menyebabkan batuan candi aus dan keropos.   

Pamong Budaya Madya Balai Konservasi Borobudur, Nahar Cahyandaru  mengatakan minyak atsiri berbahan sereh wangi, efektif memberantas lumut. Bahan alami ini juga ramah lingkungan.   

Sekitar tahun 1980 hingga 1990an herbisida kimia menjadi pilihan utama membasmi jamur pada batuan candi. UNESCO kemudian melarang pengguanan bahan kimia karena dianggap berbahaya.

Penggunaan herbisida kimia pada waktu lama dapat mengganggu kesehatan. “Dikhawatirkan berbahaya dalam jangka panjang. (Juga) membuat aus (batuan candi) salah satunya. Karena sifatnya asam,” kata Nahar disela kegiatan penyemprotan Candi Borobudur menggunakan minyak atsiri sereh wangi, Kamis (8/4/2021).

Baca Juga: Borobudur Segera Jadi Laboratorium Konservasi Cagar Budaya

Menurut Nahar, proses penemuan formula minyak atsiri pembasmi lumut ini membutuhkan waktu penelitian selam 5 tahun.

Tim peneliti mencoba berbagai jenis bahan alami hingga kemudian menemukan minyak atsiri sereh wangi sebagai bahan yang paling efektif membasmi koloni lumut dan lumut kerak.  

Indonesia memiliki 40 jenis minya atsiri yang sudah dikomersialkan. Selain paling efektif membasmi lumut, sereh wangi sudah banyak dibudidayakan masyarakat. 

“Di lingkungan sini banyak. Ditanam di sawah, tegalan bisa tumbuh. Biasanya (ditanam) di pematang sawah. Banyak yang membudidayakan. Kami bekerja sama dengan perajin minyak atsiri,” ujar Nahar.

Penggunaan minyak atsiri sereh wangi dinilai efisien. Sekali semprot, minyak atsiri sereh wangi mampu mencegah lumut tumbuh kembali selama 1 tahun. 

Baca Juga: Tercatatkan, Pengunjung Candi Borobudur Capai 8.000 Orang per Hari

“Satu kali semprot kita tunggu sampai ada reaksi mematikan lalu kita bersihkan. Setahun sekali (disemprot lagi) kalau mungkin sifatnya lokal. Kami coba di batu biasa itu sudah setahun tidak ada pertumbuhan lumut.”

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait