Ancaman Erupsi Merapi, Penutup Stupa Candi Borobudur Dipertahankan

"Terpal penutup Candi Mendut kami buka memang karena ada permintaan dari masyarakat, namun untuk penutup stupa Candi Borobudur untuk sementara tetap dipertahankan," kata Wiwit

Erick Tanjung
Minggu, 18 April 2021 | 16:32 WIB
Ancaman Erupsi Merapi, Penutup Stupa Candi Borobudur Dipertahankan
Stupa Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (18/4/2021) masih ditutup terpaulin untuk mengantisipasi ancaman abu erupsi Gunung Merapi. (Foto Antara/Heru Suyitno)

SuaraJawaTengah.id - Balai Konservasi Borobudur (BKB) untuk sementara tetap mempertahankan terpal/terpaulin penutup stupa Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dari ancaman debu erupsi Gunung Merapi.

"Terpal penutup Candi Mendut kami buka memang karena ada permintaan dari masyarakat, namun untuk penutup stupa Candi Borobudur untuk sementara tetap dipertahankan," kata Kepala BKB Wiwit Kasiyati di Magelang, Minggu (18/4/2021).

Selain itu, karena untuk Candi Mendut ditutup utuh semua bagian candi sehingga pengunjung tidak bisa melihat candi, tetapi kalau di Borobudur pengunjung masih bisa melihat candi, karena yang ditutup hanya bagian stupa dan lorong.

"Sementara ini belum kami buka, tetapi nanti akan ada pertimbangan kembali dari kami," ujarnya.

Baca Juga:Kasus Covid-19 Meledak di Kabupaten Klaten, Sehari 84 Orang Terinfeksi

Selama stupa ditutup, katanya selalu dilakukan penelitian apakah merusak batu atau tidak, sementara ini memang tidak merusak cuma ada bagian-bagian yang tumbuh jamur, tetapi setelah diberihkan juga hilang. Sampai saat ini stupa masih ditutup.

Di sisi lain, katanya, jika erupsi Merapi itu besar dan abu sampai ke lokasi, maka akan butuh waktu yang lama untuk menutupnya kembali, meskipun surat dari BPPTKG menyampaikan bahwa laju erupsi itu diperkirakan tidak akan sampai jauh.

"Sehingga kemungkinan debu sampai ke sini juga kecil, tetapi proses erupsi itu masih berbulan-bulan," katanya.

"Jadi memang nanti kami akan rapatkan kembali, kalau memang tutup stupa ini harus dibuka maka akan kami buka, tetapi kami ada dasarnya," tambahnya.

Ia menyatakan BKB mempunyai standar operasional prosedur (SOP) selagi status Gunung Merapi Siaga maka penutup stupa tidak boleh dibuka, tetapi SOP itu dibuat ketika periodik tahun 2010 yang 100 tahun sekali erupsi besar Merapi.

Baca Juga:2 Orangutan Sumatera 'Pulang Kampung' Setelah Diserahkan dari Jawa Tengah

"SOP yang periodik empat tahunan belum kami buat, nanti barangkali di SOP itu akan dirinci untuk yang periodik 100 tahun seperti apa, yang periodik 4 tahunan seperti apa sehingga kami tidak berlama-lama menutup stupa Candi Borobudur," tuturnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak