alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Petasan Meledak di Pekalongan, Satu Remaja Tewas, Empat Luka-luka

Budi Arista Romadhoni Kamis, 06 Mei 2021 | 18:19 WIB

Petasan Meledak di Pekalongan, Satu Remaja Tewas, Empat Luka-luka
Ilustrasi Petasan. Warga pekalongan dikabarkab tewas akibat ledakan petasan. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Seorang remaja tewas, dan empat lainnya luka-luka saat petasan yang sedang mereka buat meledak di Pekalongan

SuaraJawaTengah.id - Ledakan petasan di Kabupaten Pekalongan memakan korban jiwa. Seorang remaja tewas, dan empat lainnya luka-luka saat petasan yang sedang mereka buat meledak.

Peristiwa nahas itu terjadi di Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Rabu tengah malam (5/12/2021). 

‎Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota AKP Achmad Sugeng mengatakan, peristiwa terebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di dalam bangunan sebuah TPQ (Taman Pendidikan Al-Quran).

"Korban ada lima anak. Satu meninggal dunia, empat luka-luka," ujar Sugeng saat dihubungi Suara.com, Kamis (6/5/2021).‎

Baca Juga: Tangki Isi 6.000 Liter Minyak Goreng Tumpah, Warga Ramai-ramai Cari Untung

Identitas korban meninggal yakni M‎ZH, 15, sedangkan korban luka yaitu MM, 13, MA, 13, H, 14, dan A, 14. Seluruhnya warga Kelurahan Simbang Kulon.

Menurut Sugeng, saat kejadian, kelima korban sedang membuat petasan di dalam ruangan di TPQ. ‎Tiba-tiba, petasan yang sedang dibuat itu meledak.

‎"Rencananya petasan itu mau diledakkan saat akhir bulan puasa. Mungkin lagi packing, mamanya bahan peledak, keteken‎ sedikit bisa meledak," katanya.

Sugeng menyebut, jenis petasan tersebut berukuran tak terlalu besar, namun panjangnya mencapai sekitar 50 centimeter. "Sebenarnya petasannya tidak terlalu besar, tapi memanjang‎," ujarnya.

Sugeng mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan peristiwa tersebut sehingga belum dapat memastikan penyebab ledakan dan jenis bahan-bahan yang digunakan para korban untuk membuat‎ petasan.

Baca Juga: Kakak Adik di Kabupaten Ponorogo Tewas Akibat Petasan

"‎Saat ini masih penyelidikan. Besok rencananya tim Labfor dari Polda Jawa Tengah datang ke lokasi," ungkapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait