alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kapolda Jateng: 70 Ribu Kendaraan Diperiksa di Perbatasan

Ronald Seger Prabowo Rabu, 12 Mei 2021 | 13:13 WIB

Kapolda Jateng: 70 Ribu Kendaraan Diperiksa di Perbatasan
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengecek pintu keluar Tol Sragen, Rabu (12/5/2021). [Dok Humas Polda Jateng]

Pengecekan dalam rangka memantau sarana dan prasarana, serta kesiapan anggotanya yang berada di Pospam terpadu di dua Pospam Terpadu.

SuaraJawaTengah.id - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi melaksanakan pengecekan di dua Pospam Terpadu Operasi Ketupat Candi 2021 di dua Kabupaten Jawa Tengah.

Pengecekan dilakukan pertama kali di Pos Penyekatan Exit Tol Pungkruk Sragen, Rabu (12/5/21) pagi. Kemudian dilanjutkan ke Kabupaten Klaten.

Turut hadir pada acara Dirpamobvit, Dansat Brimob, Dirlantas, Kapolres Klaten. Serta Kapolres Sragen dan Wadanyon C.

Ahmad Luthfi menjelaskan, pihaknya melakukan pengecekan dalam rangka memantau sarana dan prasarana, serta kesiapan anggotanya yang berada di Pospam terpadu di dua Pospam Terpadu.

Baca Juga: Kapolda Jateng: Jangan Takut Terorisme, Tetap Aman Beribadah Paskah

“Kita juga melakuakan pengecekan Pos Penyekatan Lebaran Ops Ketupat Candi 2021, yang berada di Pos Penyekatan Lebaran Ops Ketupat Candi 2021 Prambanan Polres Klaten. Semuanya berjalan lancar dan lalin tanpa lengan dan normal seperti biasanya,” kata Kapolda Jateng saat memberikan keterang Pres di Exit Tol Pungkruk Sragen.

Kata Kapolda Jateng, dari 14 titik penyekatan yang di lakukan Polda Jateng, Kesiapan siagaan penuh telah dilakukan anggotanya dalam melakukan penyekatan ini.

Kapolda Juga menjelaskan, bahwa selama kegiatan penyekatan ini, hampir 70.000 lebih sudah dilakukan pemerikasaan terhadap kendaraan di pebatasan jawa tengah dan Jawa timur.

“Kendaraan yang sudah diperiksa tersebut, kendaraan yang akan masuk kewilayah Jawa Tengah. Hal ini kita lakukan sesuai anjuran pemerintah, agar bisa menekan dan mencegah penyebaran Covid 19 di Wilayah Jateng dari pemudik yang masuk ke Jawa Tengah ini,” jelas Luthfi.

Selain itu, lanjut Kapolda, masyarakat dihimbau agar tidak mengadakan mudikk tahun ini, dikarenakan hal tersebut bisa malapetaka bagi keluarga.

Baca Juga: Mabes Polri Diserang Teroris, Polda Jateng Perketat Pengamanan Pelayanan

Dikarenakan, Covid 19 masih meningkat di Indonesia. Ia juga meminta kepada pemudik untuk tidak melakukan aksi nekat mudik tahun ini.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait