facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Program Jogo Plesiran Bikin Galau, Pengelola Wisata: Sudah KO Masih Dibebani Simulasi

Budi Arista Romadhoni Selasa, 31 Agustus 2021 | 13:43 WIB

Program Jogo Plesiran Bikin Galau, Pengelola Wisata: Sudah KO Masih Dibebani Simulasi
Kompleks wisata Candi Borobudur tampak sepi akibat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Candi ditutup untuk kunjungan wisatawan. [Suara.com/ Angga Haksoro Ardi]

Program Jogo Plesiran menjadi pelaku wisata galau, mereka sudah menderita pada pandemi ini, namun Pemerintah hanya mengizinkan simulasi atau uji coba

“Surat kami kemarin bukan simulasi tapi uji coba kepada pengunjung dengan pembatasan ketat. Tapi kalau cuma simulasi ya repot. Teman-teman itu sudah kesel, capek, lemes, KO, masih dibebani seperti ini terus,” kata Edwar.

Pada 30 Agustus 2021 Pemprov Jawa Tengah menerbitkan petunjuk teknis simulasi pembukaan destinasi wisata. Isinya sebagian besar sama dengan teknis pelaksanaan simulasi yang pernah dilakukan pengelola wisata pada Juni tahun 2020.

Dalam program Jogo Plesiran itu ada tambahan syarat pengelola atau staf yang bertugas saat simulasi minimal sudah menerima vaksin dosis pertama. Simulasi pembukaan destinasi wisata hanya bisa dilakukan di wilayah PPKM level 2 dan 3.

Peserta simulasi diutamakan dari unsur Gugus Tugas Penanganan Covid-19, dinas terkait, aparat keamanan, jurnalis, serta penggiat media sosial dan blogger.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Turun Drastis, Mengapa Kota Magelang Tertahan di Level 4 PPKM?

Simulasi pembukaan destinasi wisata tidak berlaku untuk objek wisata kolam renang atau wahana air. Pengunjung wisata waduk, pantai, sungai atau danau dilarang berenang.  

Kontributor : Angga Haksoro Ardi

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait