alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kader PDIP Pendukung Ganjar Disebut Celeng, Pengamat: Penghinaan, Manusia Itu Mulia

Budi Arista Romadhoni Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:21 WIB

Kader PDIP Pendukung Ganjar Disebut Celeng, Pengamat: Penghinaan, Manusia Itu Mulia
Ilustrasi kader kibarkan bendera PDI Perjuangan. Kader PDIP pendukung ganjar disebut celeng, hal itu lantas mendapat kritikan dari pengamat. (Beritajatim.com/Ist)

Kader PDIP pendukung ganjar disebut celeng, hal itu lantas mendapat kritikan dari pengamat

SuaraJawaTengah.id - Suhu politik internal PDIP sepertinya semakin memanas. Faktornya terdapat kader partai berlambang banteng itu terang-terangan mendukung Ganjar Pranowo untuk maju di pilpres 2024. Hingga muncul banteng versus Celeng. 

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin berpendapat bahwa sebutan kata ‘celeng’ bagi kader-kader PDIP yang mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden merupakan tindakan yang berlebihan.

Ujang Kamrudin mengatakan bahwa manusia itu mulia, jika kader PDIP disebut dengan nama binatang itu masuk kategori penghinaan.

“Terlalu keras dan berlebihan jika kader-kader PDI-Perjuangan yang deklarasi Ganjar disebut “celeng” atau “babi”. Karena manusia itu mulia, jika disebut dengan nama binatang, itu bisa masuk kategori penghinaan,” kata Ujang dikutip dari Terkini.id pada Rabu (13/10/2021). 

Baca Juga: Sinisme Politik Jelang Pilpres 2024, Dulu Cebong dan Kampret, Kini Celeng Vs Banteng

Menurut Ujang, adanya kader yang telah berani menyampaikan aspirasi untuk mendukung Ganjar boleh jadi merupakan indikasi terdapat perpecahan di internal PDI-Perjuangan. Oleh karena itu, menurutnya, PDI-Perjuangan semestinya dapat merespons aspirasi-aspirasi itu dengan lebih terbuka demi menjaga demokrasi di internal partai serta perasaan kader agar tidak kecewa.

“Lebih rileks saja, karena PDI-Perjuangan itu kan punya mekanisme dan sistem untuk menentukan siapa capres dan cawapres yang akan diusulkan, apalagi Ganjar itu kan kader sendiri,” kata Ujang.

Ujang juga mengatakan bahwa tindakan memberi label “celeng” bagi pendukung Ganjar justru dapat menjadi bumerang bagi PDI-Perjuangan sekaligus keuntungan bagi gubernur Jawa Tengah tersebut. Mengutip dari Kompas

“Biasanya jika ditekan, maka akan semakin dapat simpati publik,” kata Ujang.

Sebelumnya, Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto memunculkan istilah bukan banteng, tetapi celeng bagi kader PDI-Perjuangan yang mendeklarasikan capres.

Baca Juga: Didatangi Grup Band Padi Reborn, Gubernur Ganjar Diajak Beternak Merpati

”Adagium di PDI-Perjuangan itu, yang di luar barisan bukan banteng. Itu namanya celeng. Jadi, apa pun alasan itu yang deklarasi, kalau di luar barisan ya celeng,” ujar Bambang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait