Jelang Big Match PSIS Semarang vs Persib Bandung, Laskar Mahesa Jenar Dihantui Rekor Buruk

Laju impresif PSIS Semarang akan diuji oleh klub besar asal Jawa Barat, Persib Bandung.

Ronald Seger Prabowo
Senin, 25 Oktober 2021 | 10:00 WIB
Jelang Big Match PSIS Semarang vs Persib Bandung, Laskar Mahesa Jenar Dihantui Rekor Buruk
Striker PSIS Semarang, Septian David berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Persik Kediri. [Ayosemarang.com/ Budi Cahyono]

SuaraJawaTengah.id - Menjelang pertandingan pekan ke-9 BRI Liga 1, laju impresif PSIS Semarang akan diuji oleh klub besar asal Jawa Barat Persib Bandung

Pertandingan Laskar Mahesa Jenar melawan Maung Bandung dijadwalkan pada hari Selasa (26/10/2021) di Stadion Maguwoharjo, Sleman pukul 18.15 WIB. 

Pertemuan kedua tim ini diprediksi bakal menyajikan laga menarik. Mengingat sejauh ini baik PSIS Semarang dan Persib Bandung belum merasakan kekalahan di ajang BRI Liga 1 ini. 

Rinciannya dalam delapan pertandingan yang telah dijalani. PSIS Semarang meraih lima kali kemenangan dan tiga kali imbang. 

Baca Juga:Imran Nahumarury Mundur dari PSIS Semarang

PSIS Semarang pun berhasil menduduki klasemen kedua sementara dengan 18 poin. 

Pemain Persib Wander Luiz berebut bola dengan pemain PSS Sleman dalam pertandingan pekan kedelapan BRI Liga yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Jumat (22/10/2021). [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]
Pemain Persib Wander Luiz berebut bola dengan pemain PSS Sleman dalam pertandingan pekan kedelapan BRI Liga yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Jumat (22/10/2021). [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]

Sedangkan Persib Bandung yang berada di bawah satu tingkat PSIS Semarang berhasil meraih 16 poin hasil empat kali menang dan empat kali imbang. 

Meski sedang tampil impresif bersama pelatih Ian Andrew Gillan. PSIS Semarang harus tetap waspada jika tak ingin diterkam Maung Bandung. 

Mengingat Persib Bandung dengan skuat mewahnya tengah menggila usai menggilas PSS Sleman di pertandingan terakhirnya. 

Apalagi PSIS Semarang memiliki rekor buruk  dalam empat pertemuan terakhir melawan Persib Bandung. Tercatat PSIS Semarang menelan tiga kekalahan dan meraih satu kemenangan saja. 

Baca Juga:Tren Positif Arema FC, 4 Kali Laga 4 Kali Menang, Coach: Kami Layak Menang

Sementara itu Persib Bandung lebih superior karena berhasil meraih tiga kemenangan dan sekali kalah dalam empat pertemuan terakhir melawan PSIS Semarang. 

Dikutip dari berbagai sumber, ini rincian laga empat pertemuan terakhir PSIS Semarang melawan Persib Bandung di ajang Liga 1.

1. Minggu (08/07/2018): Persib Bandung vs PSIS Semarang (1-0). 
2. Minggu (18/11/2018): PSIS Semarang vs Persib Bandung (3-0). 
3. Minggu (21/7/2019): PSIS Semarang vs Persib Bandung (0-1). 
4. Rabu (06/11/2019): Persib Bandung vs PSIS Semarang (2-1). 

Menarik untuk ditunggu, siapa yang akan menjadi pemenang dipertandingkan penuh gengsi tersebut. Apakah PSIS Semarang mampu memperbaiki rekor kemenangan mereka melawan Persib Bandung. 

Sebaliknya, apakah Persib Bandung masih sanggup mempertahankan keperkasaan timnya dan terus menjadi momok menakutkan untuk PSIS Semarang. 

Kontributor : Fitroh Nurikhsan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak