alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ya Ampun Tak Sampai Rp2 Juta, UMP di Jateng dan Jogja Terendah di Indonesia

Budi Arista Romadhoni Rabu, 27 Oktober 2021 | 12:10 WIB

Ya Ampun Tak Sampai Rp2 Juta, UMP di Jateng dan Jogja Terendah di Indonesia
Ilustrasi UMP di Jateng dan Jogja tercatat paling rendah secara nasional, nilainya pun tak sampai Rp2 Juta. [Dok Suara.com]

UMP di Jateng dan Jogja tercatat paling rendah secara nasional, nilainya pun tak sampai Rp2 Juta

SuaraJawaTengah.id - Menjelang akhir tahun buruh selalu menantikan pengumuman kenaikan upah mereka. Hal itu karena upah buruh atau UMP di Jawa Tengah (Jateng) masih jauh dari kata sejahtera. 

Menyadur dari Solopos.com, Upah minimum provinsi Jawa Tengah pada 2021 ternyata menjadi nomor dua yang terendah se-Indonesia. Berdasarkan informasi di laman Instagram @kemnaker, jumlah UMP Jateng 2021 sebesar Rp1.798.979.

Jumlah tersebut membuat provinsi Jawa Tengah berada di urutan dua terendah dalam daftar besaran UMP 34 provinsi di Indonesia. Besaran UMP Jateng 2021 itu hanya selisih Rp33.979 dari UMP DIY sebesar Rp1.765.000.

Jumlah ini masih berada di bawah UMP Jawa Barat dan Jawa Timur yang berada di atas Rp1.800.000.

Baca Juga: Warga Brontokusuman Terancam Digusur dari Bantaran Kali Code, LBH Jogja: Peluang Diskresi

Berikut lima provinsi dengan UMP terendah di Indonesia pada 2021:

1. NTT: Rp 1.950.000
2. Jawa Timur: Rp 1.868.777
3. Jawa Barat: Rp 1.810.351
4. Jawa Tengah: 1.798.979
5. D.I Yogyakarta: Rp 1.765.000

Meski demikian BPS Jateng mencatat pada 2020 rata-rata gaji bersih yang diterima pekerja di Jateng berada di angka Rp2.088.200. Dengan rata-rata ini pekerja di sektor jasa membawa gaji bersih sekitar Rp2.255.600/bulan, sementara industri pengolahan dan pertanian masing-masing Rp1.971.200 dan Rp1.712.000.

UMP Jateng 2022

Akan tetapi, pada 2022 ini UMP Jateng diprediksi naik dari tahun 2021. Pembahasan tentang UMP ini bakal dilakukan dalam waktu dekat oleh Dinakertrans Jawa Tengah, tepatnya pada 21 November 2021.

Baca Juga: Unjuk Rasa Buruh di Kantor Gubernur Jatim, Tuntut Kenaikan Upah

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Disnakertrans Jateng, Sakina Rosellasari, Senin (25/10/2021). Ada dua aturan yang menjadi landasan penentu UMP yaitu UU No.11/2020 tentang Cipta Kerja serta PP No.36/2021 tentang Pengupahan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait