facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dihadapan Ganjar, Buruh Jateng Minta UMP 2022 Naik 10 Persen

Budi Arista Romadhoni Senin, 15 November 2021 | 14:52 WIB

Dihadapan Ganjar, Buruh Jateng Minta UMP 2022 Naik 10 Persen
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat bertemu para buruh di Jateng. [Dok Pemprov Jateng]

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak para Buruh untuk berdisksui sebelum memberikan keputusan kenaikan UMP 2022

SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengundang sejumlah buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) ke kantornya Senin (15/11/2021). Ganjar ingin mendengarkan usulan buruh terkait upah minimum kabupaten kota.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas aksi demo yang dilakukan KSPI pada 10 November lalu. Waktu itu para buruh gagal menemui Ganjar yang sedang berada di luar kota.

Namun komunikasi terus berlanjut hingga akhirnya Ganjar mengundang KSPI duduk bersama di ruang rapat Gedung A lantai 2 kompleks Pemprov Jateng.

Buruh diwakili Sekjen KSPI, Aulia Hakim dan beberapa ketua organisasi buruh di Jateng berdialog dengan Ganjar dengan gayeng. Mereka membahas berbagai persoalan, khususnya terkait pengupahan dan usulan-usulan serta formula upah untuk tahun 2022 mendatang.

Baca Juga: Survei: Duet Ganjar-Airlangga Imbangi Prabowo-Puan

Sekjen KSPI, Aulia Hakim mengatakan, pihaknya mengapresiasi Ganjar yang mau menerima audiensi dengan perwakilan buruh hari ini. Menurutnya, kedatangan buruh bertemu Ganjar untuk menyampaikan usulan dan masukan terkait formula upah tahun 2022.

"Upah kita masih sangat kecil jika dibanding dengan provinsi lain. Sehingga kedatangan kami ini untuk menyampaikan formula upah dengan kebutuhan buruh yang semakin banyak secara langsung pada pak Ganjar," katanya.

Aulia menerangkan, di masa pandemi saat ini, kebutuhan buruh bertambah karena harus bekerja dengan konsep kebiasaan baru (new normal). Mereka harus mengeluarkan anggaran untuk membeli masker, hand sanitizer, vitamin, kuota belajar untuk anak dan lain sebagainya.

"Dengan memperlihatkan kebutuhan pokok semasa pandemi itu, kami mengusulkan kenaikan upah di Jawa Tengah minimal 10 persen dari tahun 2021. Kalau dihitung, kenaikan sekitar Rp300.000-Rp400.000," jelasnya.

Aulia meyakini Ganjar akan realistis dan mau menaikkan upah buruh untuk tahun depan. Apalagi tahun lalu, Ganjar menjadi satu-satunya Gubernur yang menetapkan upah lebih tinggi dari nasional.

Baca Juga: Mau Duetkan Ganjar dengan Airlangga di Pilpres 2024, PDIP Sebut Golkar Cuma Tes Ombak

"Kami harap pak Ganjar mengulang kembali prestasi tahun lalu, dengan menetapkan angka kenaikan upah di atas nasional," pungkasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait