Kesepuluh daerah tersebut meliputi Jepara, Pemalang, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pekalongan, Purbalingga, Pati, Batang, Banjarnegara, Blora, dan Kudus. Sementara satu kabupaten yang vaksinasi umum belum di atas 50 persen adalah Kabupaten Banjarnegara.
"Sepuluh daerah itu khusus lansia, kalau yang untuk umum tinggal Banjarnegara negara saja. Dugaan saya sih, besok saja sudah bisa 50 persen. Saya juga minta agar semua mengambil vaksin agar bisa jalan," kata Ganjar.
Ganjar menjelaskan capaian target vaksinasi di Kabupaten Banjarnegara masih rendah dikarenakan saat memulai terbilang lambat. Maka dari itu sekarang diminta melakukan percepatan untuk mengejar ketertinggalan.
"Banjarnegara itu penyebabnya dulu start agak lambat. Maka sekarang kita gaspol. Ternyata Plt Bupatinya oke banget dan dikerahkan semuanya bahkan sampai malam dan libur pun berjalan. Hasilnya sudah kelihatan, kita tinggal bantu percepatan. Dia harus menebus keterlambatan yang dulu. Itu saja," jelas Ganjar.
Baca Juga:Kasus COVID-19 Naik, PPKM Jawa Bali Diperpanjang Hingga Akhir November
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo menuturkan bahwa angka keseluruhan cakupan vaksinasi di Jawa Tengah mencapai 66,16 persen atau sekitar lebih dari 19 juta orang yang sudah divaksin dosis pertama.
“Ada 10 kabupaten perlu diperketat, karena kalau tidak minimal 40 persen levelnya tiga terus, tidak bisa level dua. Meskipun secara total 50 persen tapi lansia di bawah 50 persen tetap level tiga. Harus mempercapat sasaran lansia,” jelasnya.
Dikatakannya, leveling ditentukan oleh angka cakupan vaksinasi secara keseluruhan dan lansia.
“Untuk suntikan pertama level dua totalnya 50 persen dan lansia 40 persen. Untuk level satu 70 persen dan lansia 60 itu harus dua-duanya. Itu tidak bisa diambil salah satu. Indikator itu saling berpengaruh,” tandasnya.
Pengaruh ke Level PPKM
Baca Juga:Klaim Vaksinasi Dosis Kedua 51 Persen, Satgas Covid-19 Imbau Tetap Disiplin Prokes

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan capaian vaksinasi itu mempengaruhi level PPKM di tiap daerah.