Waduh, Krisdayanti Tolak Penghapusan Syarat Tes PCR dan Antigen Pelaku Perjalanan, Ini Deretan Alasannya

Pemerintah menghapus persyaratantes PCRdan antigen bagi pelakuperjalanan domestikyang telah menerima dosis lengkap vaksin Covid-19.

Ronald Seger Prabowo
Minggu, 13 Maret 2022 | 15:33 WIB
Waduh, Krisdayanti Tolak Penghapusan Syarat Tes PCR dan Antigen Pelaku Perjalanan, Ini Deretan Alasannya
Krisdayanti jenguk Ameena (YouTube.com)

SuaraJawaTengah.id - Penyanyi senior sekaligus anggota Komisi IX DPR Krisdayanti buka suara berkaitan dengan keputusan pemerintah yang menghapus persyaratan tes PCR dan antigen bagi pelaku perjalanan domestik yang telah menerima dosis lengkap vaksin Covid-19.

Peraturan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Kepala Satgas Covid-19 Nomor 11 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19 yang terbit per 8 Maret 2022.

Hanya saja, Krisdayanto tak setuju dengan keputusan tersebut. Menurutnya, kebijakan itu lebih tepat dilakukan ketika vaksinasi booster minimal mencapai 90 persen.

“Saya pribadi tidak setuju. Karena vaksin booster saja belum sepenuhnya. Bahkan yang sudah booster saja, masih bisa terkena Covid-19 dan menularkan ke individu lain,” ujar dikutip dari Timlo.net--jaringan Suara.com, Minggu (13/3/2022).

Baca Juga:Penerapan Relaksasi Persyaratan Perjalanan akan Jadi Pertimbangan Kebijakan Mudik

Terkait masih rendahnya minat masyarakat terhadap vaksin booster, legislator daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur V ini menduga lebih disebabkan karena keinginan masyarakat yang memilih vaksin yang paling baik menurut mereka.

Padahal Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dimana semua vaksin dinyatakan baik.

“Masih rendahnya minta masyarakat terhadap vaksin booster, saya lebih melihat banyak masyarakat yang memilih jenis vaksin yang terbaik menurut mereka. Padahal BPOM sudah menyatakan bahwa semua vaksin baik,” paparnya.

Politisi PDIP itu menambahkan, banyaknya masyarakat yang memilih vaksin juga disebabkan karena tidak semua vaksin yang dipakai di Indonesia dapat dijadikan penunjang perjalanan Internasional.

Baca Juga:Perbaikan Jalan Tol Trans Sumatera Dipastikan Selesai Sebelum Lebaran, KSP: Masyarakat Bisa Mudik dengan Nyaman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak