"Karena itu kan unik, juga menjadi pembeda bioskop yang lain. Agar ada nilai seni nya tersendiri. Jadi karakternya kuat," ungkapnya.
Meski bangunannya masih asli sejak awal pertama kali berdiri, interior gedung bioskop ini sudah mengalami renovasi untuk kenyamanan pengunjung. Dari yang awalnya kursi besi, hingga saat ini sofa dengan kapasitas penonton full mencapai 400 tempat duduk. Namun karena masih dalam masa pandemi, kapasitas yang bisa diisi sebanyak 280 an penonton.
Selain memiliki karakter kuat, penggunaan lukisan poster film juga dinilai lebih ramah lingkungan. Pasalnya, penggunaan poster cetak digital tidak bisa dipakai kembali.
Sebelum menggunakan triplek, Bioskop Rajawali juga pernah menggunakan media kain. Namun seiring berjalannya waktu dan untuk menekan angka pengeluaran, triplek menjadi pilihan tepat digunakan hingga saat ini.
"Kalau pakai papan triplek ini bisa digunakan hingga 6-7 judul film. Setelah film selesai, langsung ditimpa pakai cat hitam dan digambar lagi film yang mau tayang. Ya bisa digunakan sampai setengah tahun lah," tutupnya.
Kontributor : Anang Firmansyah