"Karena semakin terkikis, nelayan harus mencari ikan jauh ke tengah laut. Hilangnya hutan mangrove juga mengancam wilayah sekitar karena acapkali diterjang gelombang yang menyebabkan rob," terangnya.
Jika kawasan mangrove di Tambak Rejo terus berkurang, lain halnya dengan hutan mangrove yang ada di pesisir Mangunharjo Kecamatan Tugu Kota Semarang.
Kawasan hutan mangrove di Mangunharjo juga menjadi satu-satunya penahan gelombang laut yang masih terjaga di Kota Semarang.
Panjang hutan mangrove tersebut mancapai 3 kilometer, dengan luasan mencapai 10 hektar.
Baca Juga:Minum 1.000 Gelas Teh Magrove, Warga Bengkulu Pecahkan Rekor MURI
Diterangkan Sururi pegiat lingkungan tanaman mangrove di Mangunharjo, dari total luasan kawasan hutan mangrove, baru ditanami 3 hektar.
"Butuh waktu panjang untuk melestarikan hutan mangrove, hampir 27 tahun kami berusaha melestarikan hutan mangrove di pesisir Mangunharjo. Perjuangan warga juga tak sia-sia," ucapnya.
Ia berujar awal gerakan menanam mangrove pada 1995 jarak pemukiman kurang dari 800 meter.
"Kini jarak pemukiman dan laut 2,2 kilometer, karena lestarinya hutan mangrove jarak pemukiman dan laut lumayan jauh. Rob dan gelombang laut juga tidak langsung menerjang pemukiman," Imbuhnya.
Ditambahkannya peran hutan mangrove di pesisir Mangunharjo sangat vital untuk menahan rob.
Baca Juga:Coba Melawan Petugas, Jambret Spesialis Wisatawan Langsung Didor
"Jika pesisir Mangunharjo tidak ada hutan mangrove, wilayah kami akan terdampak banjir rob seperti di pesisir Kota Semarang lainnya," tambahnya.