Dikaitkan dengan Jasad Terbakar, Ini Jejak Terakhir Sosok Iwan Boedi Saksi Kunci Kasus Dugaan Korupsi di Semarang

Misteri penemuan jasad dan motor terbakar di kawasan Marina Kota Semarang hingga kini belum diketahui identitasnya. Namun demikian, korban dikaitkan dengan Iwan Boedi Paulus

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 14 September 2022 | 11:18 WIB
Dikaitkan dengan Jasad Terbakar, Ini Jejak Terakhir Sosok Iwan Boedi Saksi Kunci Kasus Dugaan Korupsi di Semarang
Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad terbakar di kawasan Marina Semarang, Jumat. [ANTARA/I.C. Senjaya]

Kasus Korupsi di Semarang

Hilangnya Iwan Boedi Paulus disangkutpautkan dengan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi yang sedang dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah.

Polisi menelusuri dugaan korupsi pengalihan aset di lingkungan Pemerintah Kota Semarang pada 2010.

Iwan Boedi diduga merupakan salah seorang saksi yang mengetahui dugaan tindak pidana yang sedang ditelusuri Polda Jawa Tengah itu.

Baca Juga:Meski Iwan Boedi Menghilang, Polda Jateng Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi di Semarang Jalan Terus

Iwan sendiri dijadwalkan untuk dimintai keterangan dalam penyelidikan perkara itu pada 25 Agustus 2022. Namun sehari sebelumnya Iwan menghilang.

Iwan Boedi merupakan salah seorang saksi yang harus diklarifikasi dan dimintai keterangan dalam penyelidikan kasus tersebut.

Pemeriksaan yang dijadwalkan pada 25 Agustus 2022 tersebut, menurut Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Dwi Subagyo, merupakan panggilan resmi pertama terhadap Iwan.

Meski merupakan panggilan resmi yang pertama, polisi menyebut komunikasi tentang penyelidikan perkara itu sudah dilakukan sebelumnya.

Beberapa kali polisi berkomunikasi dengan Iwan sebelum akhirnya memutuskan untuk melayangkan surat resmi guna pemeriksaan.

Baca Juga:Polisi Belum Pastikan Jasad yang Terbakar di Semarang Adalah Korban Mutilasi

Kini, meski Iwan Boedi tak lagi bisa ditemui, kepolisian memastikan penyelidikan dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Semarang itu tetap berjalan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini