Kenali Gejalanya! Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Mengintai Saat Pergantian Musim

Jika perubahan cuaca mengakibatkan banjir, masyarakat juga harus hati-hati terhadap risiko penyakit seperti diare.

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 27 September 2022 | 23:26 WIB
Kenali Gejalanya! Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Mengintai Saat Pergantian Musim
Ilustrasi seorang wanita terkena penyakit demam. saat pergantian musim. [Pexels/Pevel Danilyuk]

SuaraJawaTengah.id - Penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) harus diwaspadai di tengah pergantian musim yang turut mempengaruhi imunitas tubuh.

Untuk itu, Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta dr Ngabila Salama mengimbau kepada masyarakat untuk mengenali gejalanya..

"Penyakit saat perubahan cuaca biasanya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), lebih ke arah influenza, kalau lebih berat lagi pneumonia," kata Ngabila dilansir dari ANTARA, Selasa (27/9/2022).

Ngabila mengatakan perubahan cuaca di tengah musim pancaroba menimbulkan berbagai perubahan, yakni tubuh yang kian rentan akibat imunitas yang terdampak.

Baca Juga:61 Kasus Demam Berdarah di Payakumbuh Selama 2022, Mayoritas Terjadi di Lokasi Padat Penduduk

Di sisi lain, agen yang menularkan penyakit seperti mikroba dan kuman menjadi lebih mudah menginfeksi manusia karena lingkungan yang lebih kondusif.

Masa transisi antara dua musim juga menimbulkan potensi penyakit lain yang timbul akibat genangan air, salah satunya adalah penyakit demam berdarah dengue yang ditularkan lewat gigitan nyamuk.

Masyarakat harus mengendalikan lingkungan untuk mencegah nyamuk pembawa virus berkembang biak. Langkah yang dapat dilakukan adalah membersihkan dan menguras tempat penampungan air agar tidak jadi sarang nyamuk bertelur, menutup tempat penampungan air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas.

Jika perubahan cuaca mengakibatkan banjir, masyarakat juga harus hati-hati terhadap risiko penyakit seperti diare.

Untuk menjaga kesehatan agar terhindari dari penyakit, dia mengingatkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Caranya adalah mengecek kesehatan rutin untuk usia 15 tahun ke atas setiap 6-12 bulan sekali untuk faktor risiko penyakit tidak menular, menghindari rokok, olahraga 30 menit per hari minimal lima hari dalam sepekan.

Baca Juga:3 Tumbuhan yang Bisa Menjadi Obat Penyakit Asam Urat

Hal lain yang harus dilakukan untuk hidup sehat adalah menjalani diet seimbang lengkap dengan sayur dan buah, mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak, istirahat cukup dan mengelola stres.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak