Jalan Terjal Menuntut Keadilan Saksi Korupsi yang Tewas Terbunuh, Keluarga Iwan Budi Tak Menyerah dan Bersurat ke Jokowi

Kasus pembunuhan Iwan Budi yang merupakan ASN Pemkot Semarang masih menjadi misteri, hingga kini pelaku utama dan motif kejahatan tersebut belum terungkap secara jelas

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 04 November 2022 | 14:53 WIB
Jalan Terjal Menuntut Keadilan Saksi Korupsi yang Tewas Terbunuh, Keluarga Iwan Budi Tak Menyerah dan Bersurat ke Jokowi
Doa Arwah Keluarga Iwan Budi yang dipimpin Pastor Keuskupan Khatolik Semarang di Gereja Santo Ignatius, Banjardowo. [Suara.com/Aninda Kartika]

Sementara itu, Pengacara keluarga Iwan Budi, Yunantyo Adi Setiawan mengatakan, bakal mengirim surat kepada  Panglima TNI pada, pada Senin (07/11) mendatang.

"Rencana akan ketemu khusus, tapi tembusan tetap kami kirim kan juga ke Panglima," ungkap Yunantyo.

Ia mengungkap, kasus ini membutuhkan atensi khusus dari Panglima TNI Jendral Andika Perkasa.

"Karena permasalah ini memerlukan adanya atensi khusus dari Panglima, disebabkan ada dugaan anggota atau alat negara yang menurut penyilidikan sementara terlibat dalam kasus pembunuhan ini," terang Yunantyo.

Baca Juga:Sebelum Tewas Dibunuh, PNS Semarang Saksi Korupsi Ternyata Dapat Promosi Kenaikan Jabatan

Ia juga menyebutkan, sebelumnya Panglima telah membenarkan adanya anggotanya yang telah diperiksa.

"Dan itu Panglima sendiri menyatakan kepada pers tentang adanya anggota yang diperiksa terkait meninggalnya almarhum Iwan Boedi Prasetjo," tuturnya.

Hal ini, ia lakukan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Dimana, kasus ini memerlukan ketegasan khusus dari Panglima TNI.

"Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan dibawah-bawahnya, dan perlu ketegasan khusus dari panglima sendiri agar proses hukum dilapangan nanti bisa berjalan dengan baik," paparnya.

Menurutnya, itu menjadi kehati-hatian jika benar terbukti dalam penyidikan terdapat anggota yang dinyatakan sebagai terduga.

Baca Juga:Oknum Anggota TNI Diduga Terlibat Pembunuhan Pegawai Bapenda Kota Semarang, Ini Kata Kapolda Jateng

"Karena tanpa adanya atensi Panglima sementara ini, kasus ini sulit berjalan, kami juga menduga adanya hal yang merintangi keadilan proses penyidikan yang sedang berjalan di kepolisian saat ini," imbuhnya. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini