Fokus ke PSIS Semarang, Yoyok Sukawi Pastikan Tak akan Maju Jadi Exco PSSI Lagi

Yoyok Sukawi memastikan tak akan maju menjadi Exco dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Februari mendatang

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 23 November 2022 | 17:02 WIB
Fokus ke PSIS Semarang, Yoyok Sukawi Pastikan Tak akan Maju Jadi Exco PSSI Lagi
CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi saat berada di Wasesa Soccer Field, Kabupaten Demak, Rabu (28/9/2022). [Suara.com/Budi AR]

SuaraJawaTengah.id - Anggota Executive Committee PSSI periode 2019-2023, A.S. Sukawijaya atau yang kerap disapa Yoyok Sukawi memastikan tak akan maju dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Februari mendatang.

Hal ini ditegaskan Yoyok Sukawi bahwa ia tak akan masuk ke dalam kepengurusan PSSI baik sebagai anggota Exco, wakil ketua umum, atau pun ketua umum.

"Hari ini saya sampaikan bahwa saya tidak akan maju lagi dalam KLB Bulan Februari mendatang. Baik mencalonkan atau dicalonkan, saya tak akan maju, posisi apa pun itu," ujar Yoyok Sukawi dikutip dari keterangan tertulis pada Rabu (23/11/2022).

Ia mengatakan bahwa setelah ini ia akan fokus membesarkan PSIS dan tak akan masuk ke dalam kepengurusan di federasi sepak bola nasional tersebut.

Baca Juga:Bos PSIS Semarang Dihina dan Difitnah di Facebook, Begini Tanggapannya

"Mau fokus ke PSIS saja, membesarkan PSIS dan membawa PSIS lebih profesional dari sebelumnya," tegas Yoyok Sukawi.

PSSI sendiri rencananya akan menggelar KLB untuk memilih kepengurusan baru pada 16 Februari 2023 sesuai tanggal yang disarankan oleh FIFA selaku induk olahraga sepak bola dunia.

PSSI Gelar KLB 

Dari hasil Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Kamis (10/11/2022) memutuskan Kongres Luar Biasa Pemilihan pemilihan Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan anggota Komite Eksekutif lebih cepat. Hal ini setelah FIFA merespons surat dari PSSI terkait percepatan pelaksanaan kongres 2023.

Pada surat FIFA yang dikirimkan ke PSSI hari Kamis (10/11) menyatakan bahwa FIFA menginginkan Kongres Biasa untuk pemilihan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP) dilakukan pada 14 Januari 2023 serta menetapkan untuk Kongres Luar Biasa Pemilihan Eksekutif Komite (Ketum, Waketum, anggota Komite Eksekutif) digulirkan pada 16 Februari 2023.

Baca Juga:Keluarganya Difitnah Haters, BOS PSIS Semarang Pilih Merangkul dan Terima Permintaan Maaf

Seperti diketahui, pada Jumat (28/10) lalu melalui Emergency Meeting Exco PSSI memutuskan untuk mempercepat kongres biasa pemilihan melalui tahapan mekanisme kongres luar biasa sesuai tahapan aturan organisasi.

News

Terkini

Betapa terkagetnya wanita itu saat melihat mayat terbujur kaku yang tergelatak hingga mengundang kedatangan warga.

News | 11:06 WIB

Dalam berbagai kasus mafia hukum yang terjadi di Indonsesia, Mahfud MD juga menyinggung keberadaan jaksa hingga polisi.

News | 10:18 WIB

Dengan mulai dibangunnya jalur wisata Baturraden-Serang-Belik, daerah wisata di Kabupaten Banyumas-Purbalingga dan Pemalang akan saling terintegrasi.

News | 19:44 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan program Tuku Lemah Oleh Omah terus berjalan. Menurutnya program itu bisa direplikasi dalam situasi kebencanaan

News | 19:24 WIB

Pembebasan lahan menjadi kendala pada pelaksanaan Proyek Tol Semarang-Demak seksi 1. Untuk itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membentuk tim khusus

News | 19:17 WIB

Meskipun mendominasi jalannya laga sejak menit awal, PSIS Semarang harus mengakui keunggulan PSIM

News | 19:06 WIB

DKI berhasil mengalahkan perwakilan tuan rumah Jawa Tengah lewat adu penalti, 5-4.

News | 18:16 WIB

Pesepak bola Pratama Arhan dikabarkan pulang kampung ke tanah kelahirannya di Blora, Jawa Tengah

News | 18:09 WIB

Membahas kesetaraan gender, Cinta Laura Kiehl menyentil soal feminisme di Indonesia

News | 16:07 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memiliki program unik dalam membantu warganya memiliki rumah. Yaitu "Tuku Lemah Oleh Omah"

News | 15:08 WIB

Pengungkapan kasus pembunuhan ASN Pemkot Semarang masih menjadi misteri. Hingga kini, pelaku utama pembunuhan tersebut belum juga terungkap

News | 14:52 WIB

Edukasi keuangan digital menjadi hal yang wajib dipelajari. Apalagi kini pembayaran tunai mulai dialihkan

News | 14:45 WIB

Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda mengecam umat muslim soal dukungan kepada Negara Qatar terhadap LQBT

News | 14:28 WIB

Curah hujan yang tinggi memberikan dampak terhadap pertanian. Hal itu terjadi di Kabupaten Kudus, ratusan hektar lahan pertanian terendam banjir

News | 11:37 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan peningkatan sumberdaya manusia penting didorong. Sehingga tidak ada lagi suara miring tentang keberadaan tenaga kerja asing

News | 11:02 WIB
Tampilkan lebih banyak