Orang yang Lahir Weton Selasa Wage Menurut Primbon Jawa: Punya Semangat Baja dan Sering Disebut Ndableg

Hari ini merupakan Selasa Wage, weton tersebut memiliki makna tersendiri bagi orang jawa

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 10 Oktober 2023 | 10:28 WIB
Orang yang Lahir Weton Selasa Wage Menurut Primbon Jawa: Punya Semangat Baja dan Sering Disebut Ndableg
Ilustrasi primbon. Hari ini merupakan Selasa Wage, weton tersebut memiliki makna tersendiri bagi orang jawa. (pixabay)

SuaraJawaTengah.id - Hari ini merupakan Selasa Wage. Weton tersebut memiliki makna tersendiri bagi orang jawa.

Menurut Primbon Jawa yang dikutip dari berbagai sumber, Weton Selasa Wage adalah orang yang tidak suka membesar-besarkan diri.

Bahkan, bisa disebut lebih sering mengalah kepada orang yang lebih cerewet daripada mempersoalkan hal-hal yang remeh.

Meskipun demikian, anda bersemangat baja. Beberapa orang mungkin mengatakan anda sedikit kaku.

Baca Juga:Rabu 27 September 2023, Hari Ini Malam Kamis Apa? Ketahui Sisi Positif dan Negatif Weton Menurut Primbon

Namun, ada pula yang akan menganggap anda teramat ndableg. Di samping itu, andaikata anda merasa terancam, ego anda yang sensitif akan sangat mudah terusik sehingga anda cenderung bersikap cemburu.

Meski demikian, terkadang lawan-lawan anda pun akan mengagumi nafsu anda yang besar akan ilmu pengetahuan dan tekad kuat yang memungkinkan anda menelaah secara mendalam hal-hal yang menarik perhatian anda.

Bila keadaan mulai memburuk anda akan tetap bertahan.

Sementara itu mereka yang terlahir pada tanggal 19 September - 13 Oktober adalah kelahiran Mangsa "KAPAT" dengan begitu akan terpengaruh oleh sifat dan perwatakan serta nasib Batara Wisnu. Lama orbit adalah 25 hari, terletak di belahan langit selatan.

Mangsa "KAPAT" telah memasuki musim penghujan, tetapi keadaan mata air masih meresap ke dalam tanah. Artinya airnya belum tertumpah dan mengalir. Maka keadaan seperti itu dicandra dengan sebutan "Waspa Kumembeng Jroning Kalbu" artinya air mata tergenang dalam batin. Petani sedang panen palawija (kacang, jagung, ubi). Sedangkan hawa di siang hari terasa gersang, angin berhembus dari arah barat laut menuju tenggara dengan kekuatan sedang. Burung manyar membuat sarang pada ranting-ranting pohon yang rendah, bahkan ada pula yang membuat sarangnya pada tangkai-tangkai daun jagung. Peralihan musim kemarau ke penghujan disebut musim Labuh.

Baca Juga:Weton Prabowo Subianto Rabu Pon, Bongkar Watak Asli Capres 2024, Bagaimana Karier, Jodoh, Rezeki di Politik?

Batara Wisnu adalah Dewa yang mempunyai jiwa kasih sayang dan memiliki kesaktian yang luar biasa. Batara Wisnu adalah putera Batara Guru. Hyang Wisnu dapat tiwikrama (berubah) menjadi raksasa. Raksasa yang bertubuh besar dengan kekuatan yang luar biasa. Senjata andalan Batara Wisnu adalah Cakra. Dengan Cakra itu Batara Wisnu dapat menghancurkan segala bentuk keangkara murkaan.

Karena Batara Wisnu bersifat jujur dan tidak senang dengan segala macam bentuk kejahatan dan hal-hal yang mengakibatkan dunia ini rusak, maka Batara Wisnu sering menjelma di dunia menjadi Raja. Batara Wisnu menjelma menjadi Sri Rama, yang akan menghalangi perusakan dunia dari tangan Rahwana, menjadi Prabu Arjunasasrabau di kerajaan Maespati. Menitis menjadi Prabu Kresna di kerajaan Dwarawati, yang akan mencegah pengerusakan dunia ini oleh Kurawa. Bahkan di jaman Purwacarita pernah menjadi raja dengan gelar Sri Maharaja Budakresna.

Raja-Raja titisan Batara Wisnu selalu mempunyai kesaktian yang tinggi dan mempunyai senjata khas ialah Cakra yang maha ampuh. Mungkin semacam rudal kalau jaman kita sekarang. Karena Cakra dapat diperintahkan untuk mengejar musuh hingga kena dan kemudian senjata itu akan kembali lagi kepada yang empunya.

Ketika di kerajaan Kediri bertahta seorang Raja yang terkenal dengan sebutan Pandita Ratu ialah Prabu Jayabaya, ternyata Prabu Jayabaya adalah penjelmaan Batara Wisnu juga. Mencegah kehancuran suatu generasi penerus bangsa yang akan perang saudara antara Jenggala dan Daha. Banyaklah cerita-cerita tentang Batara Wisnu, Batara yang bijak dan mencintai kedamaian dan keutuhan antar umat.

Gambaran-gambaran yang kami ketengahkan itu, menggambarkan betapa besar dan mulianya Batara Wisnu. Begitu pula orang kelahiran Mangsa "KAPAT" yang mewarisi sifat-sifat Batara Wisnu. Berwatak lembut dan halus, serta ramah. Tidak menginginkan suatu bentuk kekerasan, misalnya perkelahian, sangat menginginkan persahabatan dengan siapa saja. Segala tingkah lakunya, perbuatannya, semuanya menimbulkan rasa kagum dan simpati.

Kalau dia menjadi pemimpin, dia tidak akan berat sebelah dalam memutuskan segala sesuatunya. Perbuatannya adil dan bijak. Bahwa sejak masih anak-anak, remaja, maupun setelah tua, selalu saja menjadi penasehat bagi orang-orang yang sedang mengalami kesulitan. Bukan saja mereka yang datang minta nasehat itu usianya lebih muda dari padanya, tetapi orang-orang yang lebih tua pun minta pertolongan dan petunjuk perkara padanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini