Kenangan Gedung GRIS Semarang Tempo Dulu: Tempat Berdansa hingga Pementasan Ngesti Pandowo

Sayangnya gedung bersejarah yang semula berada di Jalan Pemuda itu sudah dirobohkan dan berganti jadi pusat perbelanjaan modern.

Ronald Seger Prabowo
Senin, 27 November 2023 | 15:25 WIB
Kenangan Gedung GRIS Semarang Tempo Dulu: Tempat Berdansa hingga Pementasan Ngesti Pandowo
Gedung Rakyat Indonesia Semarang (GRIS). [Instagram @aslisemarang]

SuaraJawaTengah.id - Orang-orang tempo dulu tentu sudah nggak asing Gedung Rakyat Indonesia Semarang (GRIS). Sejak zaman Belanda, gedung tersebut jadi salah satu tempat primadona di Indonesia.

Sayangnya gedung bersejarah yang semula berada di Jalan Pemuda itu sudah dirobohkan dan berganti jadi pusat perbelanjaan modern.

Berdasarkan buku sejarah 'Meretas Semarang Tempo Doeloe', sebelum masyarakat mengenal gedung GRIS. Bangunan itu dahulunya bernama Sociteit Harmonie.

Pada zaman kolonial, gedung itu dipergunakan sebagai tempat berkumpulnya orang-orang Belanda dan Eropa. Biasanya para pengunjung yang datang ke sana untuk bermain biliar. Sesuai namanya 'sociteit' yang artinya bola.

Baca Juga:Tergantikan Gedung Bertingkat, Ini Kampung-kampung Tua yang Hilang di Kota Semarang

Gedung itu sebenarnya tidak dirancang sebagai tempat bermain biliar. Dulu tempat yang dirancang untuk bermain biliar di Jalan Mpu Tantular. Tapi karena lokasi yang kurang memadai, akhirnya dipindahkan ke Jalan Pemuda

Selain bermain biliar, orang-orang yang datang ke gedung itu juga banyak yang bermain musik hingga berdansa.

Dalam perkembangannya, terutama pasca proklamasi Indonesia. Nama gedung itu berubah jadi GRIS semasa zaman Wali Kota Hadisoebeno tahun 1949.

Hadisoebeno waktu itu bersama sejumlah penduduk Semarang membentuk organisasi Fond GRIS dengan tujuan mengumpulkan dana untuk membeli gedung tersebut.

Setelah dibeli lewat dua kali angsuran, gedung itu resmi dimiliki warga Semarang. Pada tahun 1950, organisasi Fond GRIS dibubarkan. Lalu diganti sebuah yayasan bernama Gedung Rakyat.

Baca Juga:Disebut Ampuh Hadapi Wabah Demam Berdarah, Apa Itu Bakteri Wolbachia?

Tiga tahun berikutnya untuk memperindah gedung. Hadisoebeno memberikan pinjaman tanpa bunga pada yayasan tersebut untuk membangun gedung teater.

Selepas itu, gedung GRIS disewakan kepada kelompok Wayang Orang (WO) Ngesti Pandowo. Sejak periode itu, gedung GRIS benar-benar jadi tempat hiburan orang-orang Semarang tempo dulu.

Periode 1950-1970an merupakan masa-masa kejayaan gedung GRIS. Orang-orang ramai datang ke sana untuk menonton bioskop maupun melihat pementasan Ngesti Pandowo.

Seiring perabadan modern secara perlahan gedung GRIS mulai sepi dan ditinggalkan para penonton. Tahun 2008 silam, gedung GRIS dirobohkan lalu berubah jadi Mall Paragon.

Gedung GRIS sekarang ini berada di Jalan Brigjend Sugiarto, Kelurahan Gemah, Kecamatan Pedurungan. Sedangkan pementasan Ngesti Pandowo dipindahkan ke Taman Budaya Raden Saleh.

Kontributor : Ikhsan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak