Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Suherminati mengatakan, bantuan tersebut juga merupakan satu di antara upaya antisipasi lonjakan harga dan kelangkaan stok.
"Seluruh masyarakat bisa mendapatkan dengan syarat alamat dan nama sesuai KTP, KK domisili. Kalau masyarakat ada yang minta lagi akan segera diberikan," ujarnya.
Dalam bantuan subsidi itu, beras medium yang disediakan dengan harga Rp 10 ribu dengan maksimal pembelian 10 kilogram. Sementara gula Rp 14.500 maksimal 2 kilogram.
"Ini digelar di Gunungpati, Mijen, Candisari, Gajahmungkur, Semarang Utara, Semarang Selatan, sebagai antisipasi jelang Nataru agar tidak terjadi panic buyying di masyarakat," ujarnya.
Perlu diketahui, Lumpang Semar sudah ada di tiap kecamatan dan kelurahan. Terdapat 80 titik di 16 kecamatan, dan 64 kelurahan. Pada 2024, Pemkot Semarang akan mendorong Lumpang Semar di 177 kelurahan.
Sementara Pak Rahman sudah berada di 143 titik. Ada di tempat ibadah, seperti vihara, masjid, gereja. Termasuk sekolah-sekolah yang menyasar orang tua siswa dan perusahaan-perusahaan dengan sasaran para pekerja. Lalu Kios Pandawa Kita yang belum lama ini diluncurkan di Pasar Kanjengan Kota Semarang.