Seusai pengajian, Gus Iqdam mengajak Atikoh untuk mampir di kediamannya. Terlihat Nyai Lam’atul Walidah, ibunda Gus Iqdam mendampingi. Serta Bupati Trenggalek Mas Ipin dan istrinya, Novita Hardini.
Mereka pun berbincang tentang banyak hal. Gus Iqdam kemudian menceritakan perjalanan Majelis Taklimnya, hingga kini memiliki ribuan jamaah.
Saat berpamitan, Gus Iqdam menitipkan sarung kepada Atikoh, untuk diberikan pada Ganjar.
Baca Juga:Bak Mimpi Jadi Kenyataan, Cerita Warga Klaten Tak Menyangka Ganjar Pranowo Nginap di Rumahnya