SuaraJawaTengah.id - Sebanyak 144 calon legislatif (Caleg) bakal berebut 8 kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di daerah pemilihan (Dapil 1) Jawa Tengah meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Salatiga dan Kabupaten Kendal.
Caleg yang bakal lolos pun akan ditentukan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 14 Februari 2024 mendatang.
Namun demikian, para pakar politik pun mulai memetakan kekuatan para caleg dan mesin Partai Politik dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Pileg Sudah Dekat, Siapa Calon Wakil Rakyat dari Dapil I Jawa Tengah yang Lolos ke Senayan?” di Semarang pada Jumat (2/2/2024).
Pengamat Politik Pengamat Politik Undip Dzunuwanus Ghulam Manar menyebutkan kekuatan partai politik nasionalis masih mendominasi pada Pemilu 2024 ini.
Baca Juga:Ambil Paksa Mobil Nasabah Leasing, Delapan Debt Collector di Semarang Segera Diadili
"Partai nasionalis di dapil 1 jawa tengah masih leading ya. Punya loyalis yang cukup loyal, Tapi petahan punya keunggulan," ujar Ghulam.
Ia menyebut, pendatang baru pun bakal punya peluang besar merebut kursi ke Senayan. Hal itu karena ada pengaruh besari dari loyalis pendukungnya maupun mesin partai.
"Kelemahan petahana kalau under perform yang tidak akan dipilih lagi. PKS Budi margono sangat agresif dan kreatif yang melakukan kampanye," ujarnya.
Sementara itu, Pengamat Politik UIN M. Kholidul Adib mengungkapkan dapil Jawa Tengah 1 masih didominasi petahana seperti Politi PDIP Mochamad Herviano dan Yoyok Sukawi dari Partai Demokrat.
"Saya rasa Mas Yoyok ini masih berpotensi kuat lolos ke senayan, sejak bapaknya pak Kawi jadi Wali Kota siapa yang tidak kenal," ujarnya.
Baca Juga:Wali Kota Semarang Ingatkan ASN Harus Netral di Pemilu 2024: Ada Pelanggaran Bisa Diproses Bawaslu
Ia juga menyebut, PDIP masih berpeluang bisa mendapatkan dua kursi. Sebab terdapat pendatang baru yang memiliki kekuatan yaitu Rahajeng Widyaswari yang merupakan putri Tjahjo Kumolo.
Sementara Partai Gerindra diprediksi juga masih mendapatkan satu kursi dari dapil Jateng 1.
"Sugiono mungkin tetap menang, karena beliau orang penting di Partai," ucapnya.