Ahli Gizi Ingatkan Soal Pengolahan Makanan Selama Puasa, Jangan Sampai Gula Darah Terganggu

Pengolahan makanan selama puasa perlu diperhatikan agar mendapatkan benefit berpuasa untuk kesehatan

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 15 Maret 2024 | 04:10 WIB
Ahli Gizi Ingatkan Soal Pengolahan Makanan Selama Puasa, Jangan Sampai Gula Darah Terganggu
Ilustrasi makanan untuk buka puasa. (Dok. Ismaya Group)

SuaraJawaTengah.id - Asupan gizi harus menjadi perhatian umat muslim saat menjalankan ibadah puasa. Hal itu akan berpengaruh pada kesehatan tubuh. 

Dokter spesialis gizi klinik dr. Marya Haryono M.Gizi Sp.GK mengatakan pengolahan makanan selama puasa perlu diperhatikan agar mendapatkan benefit berpuasa untuk kesehatan.

“Pengolahannya diperhatikan, makan umbi-umbian tapi tiap hari bersantan, bergula merah, bukan nggak boleh tapi kalau ini terus-menerus ada akhirnya ini menjadi potensi-potensi gula darah terganggu,” kata Marya dikutip dari ANTARA pada Jumat (15/3/2024). 

Dokter lulusan Universitas Indonesia ini mengatakan, banyak mengonsumsi makanan yang kelebihan gula maupun bersantan dapat menyebabkan masalah kesehatan di akhir bulan puasa yang tidak diharapkan seperti tingginya kadar gula darah yang berujung diabetes.

Baca Juga:Sikat Gigi Saat Puasa Ramadan, Batalkan Puasa atau Tidak?

Ia juga mengatakan selama puasa harus selalu mengonsumsi makanan yang menganut diet gizi seimbang dan lengkap yang terdiri dari karbohidrat, protein dan lemak dalam komposisi yang baik dan sumber yang baik.

Selain mencukupi makronurtrien, mikronutrien juga harus dipenuhi seperti vitamin dan mineral, tidak hanya dari buah dan sayur, namun bisa dari bahan makanan lainnya yang mengandung mineral dari protein seperti ikan dan kacang-kacangan.

“Vitamin dan mineral bisa kita cukupkan dari bahan-bahan yang mengandung protein misalnya ikan, itu ada mineralnya, kemudian kita konsumsi kacang-kacangan ada mineralnya,” kata dokter yang praktik di RS Bunda Jakarta dan Siloam Kebun Jeruk.

Sementara saat sahur, Marya mengatakan cairan harus selalu terpenuhi untuk mencegah potensi dehidrasi selama 12-13 jam berpuasa. Cairan tidak hanya didapatkan dari air mineral yang diminum namun bisa diselipkan dari makanan yang berkuah atau dari buah yang mengandung banyak air seperti jeruk, mangga dan buah naga yang diblender menjadi smoothies.

Marya menyarankan untuk mengonsumsi semangkuk sedang buah untuk menutup sahur, dan mengonsumsi bermacam varian buah agar memenuhi asupan serat yang dapat menahan rasa kenyang lebih lama.

Baca Juga:Jadwal Imsakiyah Purwokerto dan Sekitarnya Kamis 14 Maret 2024, Disertai Bacaan Niat Puasa Ramadan

“Satu serving di saat berbuka seperti saat makan malam dan satu serving saat sahur kira-kira satu mangkok ukuran sedang, aneka macam buah lebih direkomendasikan daripada hanya mengkonsumsi satu jenis buah yang monoton setiap hari,” ucap Marya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak