Cerita UMKM Binaan BRI, Sulap Limbah Kertas Menjadi Tas Mahal

Kisah Piliani Ernawati UMKM asal Kota Semarang patut menjadi isnpirasi. Ia berhasil menyulap limbah kertas koran menjadi tas mewah

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 23 Maret 2024 | 06:01 WIB
Cerita UMKM Binaan BRI, Sulap Limbah Kertas Menjadi Tas Mahal
Pemilik UMKM Craftonesia Piliani Ernawati. [Suara.com/Budi Arista Romadhoni]

"Di semarang itu aku susah sekali mencari SDM yang mau. Adanya tuntang, nah akomodasi ke sana itu yang susah," ucapnya.

Produknya Sampai ke Eropa

Soal pemasaran produk, Erna mengungkapkan kerajinannya sudah pernah dijual hingga ke luar negeri.

"Harga paling murah dari 10 ribu, paling mahal tas sampai 600 ribu. Kalau produk ini sudah pernah dipasarkan sampai ke Turki. Ekspor belum, tapi pembelian perorangan sampai ke eropa," ucapnya.

Baca Juga:Rumah BUMN BRI Semarang Fasilitasi UMKM Jualan Hampers Lebaran

Selain itu, Erna juga memanfaatkan toko oleh-oleh, tempat wisata di sekitar Kota semarang dan tentu marketplace.

"Ini yang baru masuk ke dusun semilir tempat wisata. Marketplace BliBli dan shoppe. Selain itu ya dari medsos," ucapnya.

Erna pun memberikan apresiasi ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang telah membantu UMKMnya. Ia menuturkan gabung dengan Rumah BUMN pada tahun 2022.

"Saat ada pameran diajak teman untuk gabung disitu. Dan kami sekeluarga juga nasabah BRI," ujarnya.

Ia mengaku mendapatkan beragam fasilitas saat bergabung dengan Rumah BUMN BRI Semarang.

Baca Juga:Covid-19 Membawa Berkah, Kisah UMKM Binaan BRI yang Kini Berjualan Bawang Hitam

"Diikutkan Brilian prenuer Desember 2023 kemarin. transport akomodasi, hotel sampai pulang ke rumah difasilitasi. Seminggu kita pameran. Selain itu ya saya sering ikut pelatihan," ucapnya.

Produk UMKM Craftonesia. [Suara.com/Budi Arista Romadhoni]
Produk UMKM Craftonesia. [Suara.com/Budi Arista Romadhoni]

Berkembang ke Pendidikan

Perjalanan Piliani Ernawati rupanya tak hanya di bidang UMKM. Ia pun kini menyalurkan bakatnya itu ke dunia pendidikan.

Hal itu sebagai upaya mengampanyekan pengolahan limbah ke masayarakat umum.

"Kini kita tidak hanya penjualan produk ya, juga pelatihan dari SMA, kampus, dan desa wisata. Intinya edukasi pengelohana limbah kertas," ucapnya.

Ia pun menyebut, limbah kertas kini masih banyak dan perlu diolah lagi untuk menjadi barang-brang yang bernilai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak