Perjuangan Tri Wahyuni UMKM Binaan BRI, Pantang Menyerah Meski Usia Tak Lagi Muda

Kisah Tri Wahyuni, 55, pelaku UMKM Tahu Bakso Cik Tri patut ditiru. Ia terus melakukan inovasi meski persaingan penjualan sangat ketat

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 24 April 2024 | 19:43 WIB
Perjuangan Tri Wahyuni UMKM Binaan BRI, Pantang Menyerah Meski Usia Tak Lagi Muda
Tri Wahyuni, 55, pelaku UMKM Tahu Bakso Cik Tri Semarang. [Suara.com/Budi Arista Romadhoni]

SuaraJawaTengah.id - Memiliki usaha sendiri adalah impian setiap orang. Apalagi jika usaha itu bisa untuk mencukupi hidup di usia yang tak lagi muda.

Kisah Tri Wahyuni, 55, pelaku UMKM Tahu Bakso Cik Tri patut ditiru. Ia terus melakukan inovasi meski persaingan penjualan sangat ketat.

"Inovasi saya, selain rasa original, ini ada rasa pedas. Yang pedas itu pakainya tahu pong, kalau yang original pakai tahu biasa," ucapnya saat ditemui Suara.com pada Rabu (24/4/2024).

Wanita yang akrab dipanggil Tri itu merintis usahanya di rumahnya sendiri yang berada di Kaliwiru, Candisari, Kota Semarang.

Baca Juga:Kisah Agen BRILink Semarang, Pantang Menyerah Saat Jualan Pulsa Menurun, Jasa Transaksi Keuangan Jadi Solusi

Ia pun menceritakan perjuangannya sebelum memiliki usaha. Tri rupanya dulu seorang karyawati di sebuah perusahaan telekomunikasi.

"Dulu saya kerja di Peger alat komunikasi, tapi bangkrut dan ini sudah pensiun," ucapnya.

Ia menyebut saat itu mulai berbisnis kue kering. Namun, kini beralih berjualan tahu bakso.

"Awal mula terjun di UMKM malah buat kue kering. Tahun 2020 kemudian beralih ke tahu bakso ini," ucapnya.

Ia menyebut membuat usaha tahu bakso itu berawal dari kebiasaan keluarga. Yaitu suka dengan makanan berbahan dasar kedelai dan daging tersebut.

Baca Juga:Pernah Dibongkar Pengacara Alvin Lim, Ini Tiga Lokasi Markas Perjudian di Kota Semarang

"Kebetulan keluargaku ini suka tahu bakso, daripada beli saya bisa bikin. Maka terwujud lah tahu bakso ini," ucapnya.

Tri Wahyuni pun mengungkapkan, tak banyak yang ia lakukan dalam hal promosi. Hal itu karena ia mengakui tak mampun mengikuti perkembangan zaman.

"Pemasaran online, ikut bazar, tapi karena saya gaptek, ya promosinya melalui status WA," ucapnya.

Namun demikian, momen lebaran kemarin ia kebanjiran order, hingga menolak sejumlah pesanan.

"Kemarin lebaran itu sampai menolak karena orderan banyak. Ya karena tidak punya alat frozen, jadi buatnya sedikit dan selalu fresh. Paling sehari itu 50 dus atau 500 tahu bakso," ucapnya.

Ia menyebut, bergabung dengan Rumah BUMN BRI adalah tak membuatnya rugi. Selain mendapatkan pelatihan, ia juga bisa memiliki komunitas sesama UMKM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak