Laju Inflasi Jateng Mei 2024 Terkendali, Pantauan Harga Pasar Wajib Dillakukan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berhasil mengendalikan laju inflasi di wilayahnya hingga perhitungan Mei 2024

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 04 Juni 2024 | 07:06 WIB
Laju Inflasi Jateng Mei 2024 Terkendali, Pantauan Harga Pasar Wajib Dillakukan
Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno dan Kepala BPS Jateng, Dadang Hardiwan di sela rilis data inflasi Provinsi Jateng di Kantor BPS Jateng, Senin, 3 Juni 2024. [Istimewa]

SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berhasil mengendalikan laju inflasi di wilayahnya hingga perhitungan Mei 2024.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, angka inflasi year on year Provinsi Jawa Tengah pada Mei 2024 tercatat 2,66 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,446.

"Alhamdulillah untuk Mei 2024, kita (Provinsi Jateng) untuk mount to mont deflasi 0,22 persen. Sedangkan angka inflasi year on year kita juga mengalami penurunan menjadi 2,66 persen," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno di sela rilis data inflasi Provinsi Jateng di Kantor BPS Jateng, Senin, 3 Juni 2024.

Sumarno mengatakan, penyumbang inflasi di Provinsi Jateng lebih banyak berasal dari kelompok makanan, terutama pada komoditas beras.

Baca Juga:Polemik Kegiatan Study Tour, Legislatif Minta Pemerintah Buat Regulasi Khusus Demi Keselamatan

"Jateng sebagai penghasil beras, tetapi sering diombang-ambing oleh inflasi dari beras. Sehingga kondisi ini juga menjadi PR bersama, supaya saat musim panen maupun belum panen tidak terjadi gejolak harga," katanya.

Sumarno mengapresiasi semua stakeholder pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota, atas berbagai upaya pengendalian inflasi yang dilakukan. Sebab, angka inflasi di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dalam rentang target yang ditentukan.

"Untuk menjaga inflasi di Jateng tetap terkendali, kita harus melakukan pemantauan rutin, supaya tahu mana-mana yang butuh tindaklanjut dan langkah-langkah upayanya," katanya.

Kepala BPS Jateng, Dadang Hardiwan menjelaskan,komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi lain beras, daging ayam ras, tomat, angkutan antarkota, cabai rawit, tarif kereta api, bayam, pisang, dan telepon selular.

Sedangkan komoditas yang memberikan andil deflasi, yaitu cabai merah, telur ayam ras, bawang merah, emas, dan sigaret kretek mesin (SKM).

Baca Juga:Pemprov Jateng Raih 3 Penghargaan Pada Ajang The Best Regional Champion 2024

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak