Bagi Pelaku UMKM, Rumah BUMN Rembang Jadi Oasis di Padang Pasir

Rumah BUMN Rembang terus melakukan upaya dalam mengangkat para pelaku UMKM

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 16 Agustus 2024 | 09:56 WIB
Bagi Pelaku UMKM, Rumah BUMN Rembang Jadi Oasis di Padang Pasir
Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengikuti pelatihan di Rumah BUMN Rembang. (Istimewa/Rumah BUMN Rembang)

Pada 2020, Ummi kemudian bergabung ke Rumah BUMN Rembang. Di sana, dia mendapatkan banyak manfaat mulai dari relasi hingga pengetahuan untuk memperluas pangsa pasar.

Bahkan, Ummi juga sering mendapat kesempatan untuk mengikuti pameran skala nasional. Meski usahanya berskala UMKM, produk milik perempuan asal Rembang ini juga sempat ditampilkan di pameran Tong Tong Fair di Belanda pada 2022 lalu.

"Jadi di Rumah BUMN Rembang, kami bisa bertemu dengan teman-teman yang punya mindset tinggi. Jadi bisa ikut gereget pengin maju," kata dia.

Dia banyak mendapatkan pelatihan untuk pemasaran produk dan mampu meningkatkan omzet. Dia mengaku juga memanfaatkan fasilitas di Rumah BUMM Rembang seperti studio untuk foto produk.

Baca Juga:Semen Gresik Pabrik Rembang Gelar Jalan Sehat Bersama Ratusan Karyawan, Peringati 4 Tahun Core Values Akhlak BUMN

Saat ini dirinya mampu memproduksi 2.000 kemasan jamu instan setiap bulan dan selalu ludes terjual. Satu kemasan seberat 200 gram seharga Rp22.000 dan bisa diseduh hingga sepuluh gelas jamu. Ummi membuat beberapa varian produk, mulai dari kunyit asam, beras kencur, temulawak, dan lainnya.

Untuk jamu siap minum dijual mulai Rp7.000 untuk kemasan 300 ml, Rp12.000 untuk kemasan 600 ml, dan Rp12.000 untuk kemasan 1.500 ml. Produk milik Ummi telah ada di sejumlah ritel moden, seperti Indomaret dan Alfamart di Rembang.

Dengan jumlah produk yang ludes terjual, omzet yang diraup Ummi bisa mencapai puluhan juta rupiah setiap bulannya.

Kini, salah satu pelaku UMKM sukses asal Rembang ini juga bekerja sama dengan sejumlah reseller untuk memasarkan produknya di luar Rembang. Selain itu, jamu instan Akar Jawi bisa ditemui di Rumah BUMN Rembang.

Ummi juga memasarkan produknya di sejumlah marketplace online. Biasanya, dia mendapatkan pesanan dari Jakarta, Bogor, Semarang, Yogyakarta, dan lainnya.

Baca Juga:Menelusuri Jejak Budaya Tionghoa, Ini 4 Klenteng Bersejarah di Rembang

Melalui pemasaran secara daring, Ummi juga mendapatkan reseller yang akan menjual kembali produknya di Malaysia. Menurut Ummi, produk miliknya masih digemari masyarakat karena merupakan minuman tradisional alami tanpa pengawet.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini