"Jawa Tengah yang selama ini dikenal sebagai kandang banteng akan diuji kembali dan benar-benar diuji," tandasnya.
Dalam setiap pemilihan, kata dia, kuncinya adalah di rakyat karena pilkada merupakan politik massa, bukan politik elite. Rakyat tidak terlalu peduli parpol pengusung maupun tim suksesnya, tetapi lebih fokus ke figur calon.
"Pilkada itu politik massa, bukan politik elite. Siapa pun menu yang disediakan oleh partai politik, ia akan kembali kepada rakyat sebagai pemilih. Demokrasi itu suara rakyat, bukan partai politik," ujarnya.
Kontributor : Sigit Aulia Firdaus
Baca Juga:Kanigoro Network: Ahmad Luthfi-Taj Yasin Diprediksi Menangi Pilgub Jateng, Ini Perolehan Suaranya