Intrik di Balik Laporan Yoyok Sukawi: Pentolan Suporter PSIS dan Bayangan PDIP

Pentolan suporter PSIS, Kepareng, atau yang akrab disapa Wareng, memenuhi panggilan di Mapolrestabes Semarang pada Kamis (31/10/2024)

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 31 Oktober 2024 | 17:32 WIB
Intrik di Balik Laporan Yoyok Sukawi: Pentolan Suporter PSIS dan Bayangan PDIP
Pentolan suporter PSIS Semarang Kepareng alias wareng saat memenuhi panggilan Mapolrestabes Semarang pada Kamis (31/10/2024). [Istimewa]

SuaraJawaTengah.id - Pentolan suporter PSIS, Kepareng, atau yang akrab disapa Wareng, memenuhi panggilan di Mapolrestabes Semarang pada Kamis (31/10/2024).

Kedatangannya untuk memberikan klarifikasi terkait laporan yang dilayangkan oleh CEO PSIS, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya atau yang lebih dikenal dengan nama Yoyok Sukawi.

Menariknya, meskipun Kepareng datang sebagai pendukung setia PSIS, ia didampingi oleh sejumlah advokat yang dikenal sebagai tokoh dari PDI Perjuangan.

Di antara advokat yang mendampingi Wareng dan diduga teraviliasi dengan PDIP adalah Didik Sugeng, seorang tokoh hukum yang pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kota Semarang dari PDI Perjuangan untuk daerah pemilihan (dapil) 1 (Kecamatan Semarang Utara, Kecamatan Semarang Tengah, Kecamatan Semarang Timur).

Baca Juga:Mengintip Persiapan Akhir Stadion Jatidiri, Apa Saja yang Masih Perlu Dibenahi?

Meskipun gagal dalam pencalonannya, Didik kini aktif sebagai bagian dari tim advokasi pasangan Agustin-Iswar (Jaguar) dalam Pilkada Kota Semarang dan anggota Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Semarang.

Kedua, terdapat juga HM Rangkey Margana, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Advokat Indonesia (DPD IKADIN) Provinsi Jawa Tengah. Rangkey juga dipercaya sebagai Ketua Tim Advokat untuk pasangan Agustin-Iswar, sebuah posisi yang menambah kesan politis dalam kehadiran mereka mendampingi Kepareng.

Ketiga Sujiarno Broto Aji, yang juga anggota Tim Hukum Agustina-Iswar di Pilwakot Semarang 2024. Ia pernah mengikuti deklarasi Tim Hukum Agustina-Iswar di Legacy Convention Hall, Kota Semarang, Sabtu (21/9/2024)

Keempat adalah Denas Pamungkas, SH, anggota Banteng Muda Indonesia (BMI), sayap partai PDI Perjuangan. Salah satu tim hukum Agustina-Iswar di Pilwakot Semarang.

Kehadiran para advokat dari kubu PDI Perjuangan yang turut membela sosok pentolan suporter Panser Biru ini tentu memicu berbagai spekulasi publik, terutama dalam iklim politik Semarang yang saat ini tengah memanas.

Baca Juga:Survei Indoriset: Elektabilitas Yoyok-Joss Unggul 62%, Jaguar Tertinggal Jauh di Pilwakot Semarang

Wareng Beri Penjelasan

Pada panggilan tersebut, Wareng mengakui kahdirannya atas dasar pengaduan yang dilayangkan oleh Yoyok Sukawi.

“Ya kami datang kesini untuk memenuhi panggilan klarifikasi atas pengaduan yang dilayangkan oleh Alamsyah Satyanegara Sukawijaya atau Yoyok Sukawi,” ujar Kepareng alias Wareng.

Semantara itu, salah satu advokat Semarang yang mendampingi, Didik Sugeng, SH menyatakan jika pihaknya hadir dalam hal mendampingi Kepareng alias Wareng terkait laporan dugaan ujaran kebencian.

“Ya kami datang untuk mendampingi Saudara Wareng terkait Pasal 157 (KUHP) terkait ujaran kebencian. Materinya kita belum tahu,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak