Diduga Terorganisir! Bawaslu Semarang Diimbau Tegas Atasi Maraknya Perusakan Alat Peraga Kampanye Pilwakot

Kejadian perusakan alat peraga kampanye (APK) yang menimpa pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang nomor urut 2, Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yoyok-Joss)

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 26 Oktober 2024 | 09:35 WIB
Diduga Terorganisir! Bawaslu Semarang Diimbau Tegas Atasi Maraknya Perusakan Alat Peraga Kampanye Pilwakot
Perusakan alat peraga kampanye (APK) yang menimpa pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang nomor urut 2, Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yoyok-Joss). [Istimewa]

SuaraJawaTengah.id - Kejadian perusakan alat peraga kampanye (APK) yang menimpa pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang nomor urut 2, Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yoyok-Joss), mengundang keprihatinan dari berbagai pihak.

Aksi perusakan yang menyasar spanduk, baliho, dan APK lainnya ini diduga dilakukan secara terorganisir oleh pihak yang tak bertanggung jawab, sehingga mengganggu iklim demokrasi yang sehat menjelang Pilkada.

Tim Hukum Yoyok-Joss, yang diwakili oleh Kairul Anwar, langsung melakukan audiensi dengan Bawaslu Kota Semarang pada Jumat (25/10/2024) untuk mengadukan kasus ini.

Dalam pertemuan tersebut, Kairul menjelaskan adanya berbagai bentuk perusakan, mulai dari APK yang dipotong, disobek, hingga aksi vandalisme yang merusak citra pasangan Yoyok-Joss.

Baca Juga:Ahmad Luthfi Sungkem ke Jokowi, Ungkap Pesan Penting Menuju Pilkada Jateng

Ia juga menyampaikan bahwa aksi-aksi ini menciptakan kerugian bagi Koalisi Semarang Maju Bermartabat.

"Kami meminta Bawaslu Kota Semarang untuk menindaklanjuti laporan ini, demi terciptanya Pilwakot yang damai dan adil," ujar Kairul pada Sabtu (26/10/2024).

Ia menekankan bahwa tindakan perusakan ini berpotensi melanggar peraturan Pemilu dan meminta seluruh pihak menjaga kondusivitas selama masa kampanye.

Ketua Bawaslu Kota Semarang, Arief Rahman, merespons positif laporan ini dan menegaskan bahwa perusakan APK adalah tindakan yang dapat mengganggu stabilitas politik di Kota Semarang.

"Kami berharap masyarakat dapat menghormati proses demokrasi dan tidak melakukan tindakan yang bisa memicu konflik,” ungkap Arief.

Baca Juga:Nusron Wahid Calon Menteri, Pengamat Ingatkan Jangan Ada Politisasi di Pilkada Kudus 2024

Dengan adanya laporan resmi dari Tim Hukum Yoyok-Joss dan respons dari Bawaslu, diharapkan langkah tegas akan diambil untuk menjaga keamanan dan kedamaian Pilkada Semarang 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak