Demo Anarkis di Semarang: Bentrok Polisi, Mobil Dibakar, Situasi Mencekam!

Unjuk rasa solidaritas di Semarang ricuh. Massa bakar mobil di Kantor Gubernur Jateng setelah bentrok dengan polisi. Polisi duga aksi ini anarkis sejak awal.

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 29 Agustus 2025 | 20:33 WIB
Demo Anarkis di Semarang: Bentrok Polisi, Mobil Dibakar, Situasi Mencekam!
Kobaran api terlihat membakar sebuah mobil yang terparkir di halaman belakang Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (29/8/2025). [Istimewa]

SuaraJawaTengah.id - Situasi unjuk rasa solidaritas di Semarang semakin mencekam dan anarkis.

Pantauan di lapangan massa membakar sebuah mobil yang terparkir di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, pada Jumat (29/8/2025) malam, setelah sebelumnya terlibat bentrok dengan aparat di depan Markas Polda Jawa Tengah.

Aksi yang awalnya diikuti oleh gabungan pengemudi ojek online (ojol) dan mahasiswa ini berubah menjadi ajang kekerasan.

Kericuhan ini bermula dari aksi massa di depan Markas Polda Jateng yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari Kantor Gubernur.

Baca Juga:Ribuan Pencari Kerja Serbu Job Fair HUT Jateng, 6.650 Lowongan Jadi Rebutan

Sekitar pukul 15.00 WIB, massa yang baru sebentar melakukan orasi tiba-tiba melempari barikade polisi dengan botol minuman kemasan, batu, hingga potongan kayu.

Aparat yang berjaga ketat tidak tinggal diam. Untuk membubarkan kerumunan yang semakin beringas, polisi mengerahkan satu unit mobil meriam air (water cannon) dan menembakkan gas air mata. Tindakan tegas ini memaksa massa untuk mundur dan terpecah.

Massa yang didorong mundur dengan menggunakan meriam air dan gas air mata itu terpecah menjadi dua ke arah Jalan Pahlawan dan Jalan Sriwijaya yang berada di sekitar Markas Polda Jawa Tengah.

Saat terdorong mundur ke arah Jalan Pahlawan inilah, sebagian massa yang anarkis melampiaskan kemarahannya dengan merangsek ke Kawasan Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, menyatakan bahwa tindakan tegas aparat sudah sesuai prosedur untuk menangani aksi yang dinilai sudah tidak lagi murni menyampaikan aspirasi.

Baca Juga:Jateng Raih Skor Integritas Tertinggi, Sekda Malah Minta Gaspol Penyuluhan Antikorupsi, Ada Apa?

Ia menduga kuat bahwa ada niat untuk menciptakan kerusuhan sejak awal.

"Diduga massa yang menggelar aksi tersebut memang akan melakukan tindakan anarkis," kata Artanto.

Dugaan ini, menurutnya, diperkuat dengan pola aksi yang terjadi.

Hal tersebut, lanjut dia, terlihat dari kedatangan massa yang hanya sebentar melakukan orasi dan langsung melempari petugas yang berjaga.

Kepada masyarakat di sekitar lokasi kejadian, kata dia, diimbau agar lebih waspada karena aksi yang digelar bukan untuk menyampaikan aspirasi.

Hingga berita ini diturunkan, bentrok antara pengunjuk rasa dan aparat masih terjadi hinggan kawasan Simpang Lima Semarang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak