Relawan Ungkap 7 Kejanggalan hingga Dugaan Mistis Dalam Penemuan Syafiq Ali di Gunung Slamet

Jasad pendaki Syafiq ditemukan di Gunung Slamet setelah 17 hari. Lokasi temuan aneh karena sudah berulang kali disisir, memicu kejanggalan relawan.

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 16 Januari 2026 | 08:44 WIB
Relawan Ungkap 7 Kejanggalan hingga Dugaan Mistis Dalam Penemuan Syafiq Ali di Gunung Slamet
Ilustras evakuasi pendaki gunung. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Jasad pendaki Syafiq Ridhan ditemukan meninggal dunia pada 14 Januari 2026 setelah 17 hari pencarian di area yang berulang kali disisir.
  • Relawan melaporkan kejanggalan karena jasad tidak terlihat padahal area tersebut sudah intensif dilewati tim SAR gabungan.
  • Syafiq diduga meninggal akibat hipotermia di medan berbatu dan aliran sungai, sementara evakuasi sempat tertunda cuaca buruk.

SuaraJawaTengah.id - Penemuan jasad pendaki muda Syafiq Ridhan Ali Razan di Gunung Slamet meninggalkan duka sekaligus tanda tanya.

Setelah 17 hari pencarian, Syafiq ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area yang disebut telah berulang kali disisir sejak awal operasi pencarian.

Sejumlah relawan pun mengungkap berbagai kejanggalan, termasuk pengalaman yang dikaitkan dengan hal-hal di luar nalar.

Berikut rangkuman fakta dan kesaksian relawan berdasarkan transkrip pencarian.

Baca Juga:Warga Sumbang Tolak Tambang Kaki Gunung Slamet: Lingkungan Rusak, Masa Depan Terancam!

1. Ditemukan di Hari ke-17 di Lokasi yang Sudah Disisir

Syafiq ditemukan meninggal dunia pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar 5 kilometer dari Pos 9 jalur pendakian Gunung Slamet. Lokasi tersebut berada di kawasan bebatuan dan aliran sungai kecil.

Menurut relawan, area ini sudah dilalui dan disisir berkali-kali sejak hari-hari awal pencarian, namun jasad korban tidak terlihat sebelumnya

Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan relawan, mengingat pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan dan relawan independen secara intensif.

2. Kesaksian Relawan Soal Kejanggalan Pencarian

Baca Juga:Hutan Rapat dan Cuaca Ekstrem Hambat Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet

Salah satu relawan independen, Amrul, mengaku heran dengan proses pencarian yang berlangsung lama. Ia menyebut sejak hari kedua hingga hari ke-17, area tersebut tidak menunjukkan tanda keberadaan korban meski sudah dilewati tim pencari.

Menurut Amrul, dalam proses pencarian bahkan sempat melibatkan anak Indigo dari Kabupaten Cilacap. Ia menyebut ada pernyataan bahwa jasad korban “tertutup” secara gaib sehingga tidak terlihat oleh mata biasa

3. Kondisi Lokasi dan Temuan Barang Korban

Dari dokumentasi yang diterima relawan, Syafiq ditemukan dalam posisi tertelungkup di antara bebatuan.

Jaket dan celana pendek masih melekat di tubuh korban, sementara celana panjang terlepas separuh. Beberapa barang pribadi seperti sepatu, dompet, dan ponsel ditemukan terpisah namun tidak jauh dari lokasi jasad

Kondisi medan yang berbatu, tandus, dan dipenuhi aliran air kecil menjadi tantangan besar dalam proses pencarian dan evakuasi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak