- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur menggelar Misi Dagang dan Investasi di Semarang pada 29 Januari 2026 untuk menggenjot perekonomian.
- Forum tersebut bertujuan memperluas pasar IKM dan UMKM serta meningkatkan saling pemanfaatan produk unggulan kedua provinsi.
- Misi dagang ini menghasilkan total transaksi Rp2,9 triliun, meliputi perdagangan barang dan investasi Jawa Timur di Jawa Tengah.
Sejumlah transaksi tercatat dalam misi dagang ini, antara lain kerja sama penyediaan jagung lokal kuning sebanyak 1.800 ton antara PT Sidoagung Farm Magelang dan CV Ukirsari Jaya Agro Tuban, pembelian beras oleh Indomaret dan Indogrosir Jawa Tengah senilai Rp126,5 miliar, serta transaksi produk perikanan UD Dwi Manunggal Semarang senilai Rp142,8 miliar.
Transaksi bernilai besar juga terjadi di sektor industri, seperti industri hasil tembakau PT PSPM Semarang senilai Rp192 miliar, serta kerja sama komoditas gula senilai Rp105 miliar antara PT Indoacidatama Karanganyar dan PT Sinergi Gula Nusantara.
Pada kesempatan tersebut dilakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta penandatanganan kerja sama dan komitmen transaksi perdagangan dari delapan pelaku usaha dan organisasi, termasuk antar-OPD dan asosiasi pengusaha kedua provinsi.
Baca Juga:Banjir Landa Pantura Pati-Juwana: Hindari Kemacetan dengan Jalur Alternatif Ini!