Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel

Sidang korupsi Bupati non-aktif Pekalongan Fadia Arafiq ungkap adanya titipan uang dari OPD untuk THR dan parsel. Fadia akui sering tombok hingga Rp1 miliar.

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:36 WIB
Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel
Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq di Pengadilan Tipikor Semarang, Jumat (21/8/2026). [Suara.com/Eka Setiawan]
Baca 10 detik
  • Sidang korupsi Bupati Pekalongan non-aktif Fadia Arafiq digelar di Pengadilan Tipikor Semarang pada Jumat, 21 Agustus 2026.
  • Bekas ajudan Fadia bersaksi bahwa mereka menerima titipan uang dari para kepala OPD untuk dibelikan THR serta ribuan parsel.
  • Fadia mengakui adanya pengumpulan uang tersebut dan menyatakan pernah mengeluarkan uang pribadi hingga Rp1 miliar untuk menutupi kekurangan pembelian parsel.

SuaraJawaTengah.id - Saksi-saksi kasus dugaan korupsi Bupati Pekalongan non-aktif Fadia Arafiq dihadirkan pada sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Jumat (21/8/2026).

Saksi dari bekas ajudan mengamini adanya titipan uang dari sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.

Peruntukannya salah satunya untuk Tunjangan Hari Raya (THR) hingga pemberian ribuan parsel.

Terdakwa Fadia sendiri pada sidang itu mengaku sering tombok. Salah satunya uang yang dikumpulkan tidak cukup membeli ribuan parsel, pernah tombok hingga Rp1miliar.

Baca Juga:Jual-Beli Jabatan Terbongkar, Sudewo Didakwa Raup Rp2,4 Miliar dari Seleksi Perangkat Desa

Salah satu saksi yang dihadirkan adalah Aji Setiawan. Dia ajudan Fadia dari Februari 2022 hingga akhir 2023.

“Tidak hanya saya (ajudan), kami ganti-gantian (mengawal), dinas luar maupun ketika di pendopo,” kata saksi Aji yang merupakan ASN di sana.

Jaksa dari KPK mencecarnya dengan beberapa pertanyaan seputar tugas, hingga titipan uang dari para kepala OPD setempat.

Aji mengaku salah satunya pernah menerima titipan uang dari Susanto Widodo (Kepala Disperindag) 3 hingga 4 kali.

Namun, jumlahnya dia tidak tahu pasti. Sebab, uang tunai dimasukkan dalam amplop, dia tidak berani membukanya ataupun menghitung.

Baca Juga:Sudewo Didakwa Terima Rp3,8 Miliar dari Proyek Kereta, Jalan hingga Keris Masuk Gratifikasi

Dia hanya melaporkannya ke Fadia yang dia panggil sebagai Ibu. Arahannya, uang-uang itu dikumpulkan.

“Biasanya pas Lebaran untuk beli sembako, parsel, untuk dibagi,” lanjutnya.

Saksi lainnya, Dewi Septriana Kumalasari yang merupakan Kasubbag Tata Usaha Pimpinan Setda Pemkab Pekalongan yang juga sempat jadi ajudan, juga mengaku pernah menerima titipan uang THR atau uang akhir tahun dari sejumlah Kepala OPD.

“Nitip untuk bupati,” kata saksi Dewi.

Saksi ini menyebut sering diminta menyetor uang tunai ke rekening Fadia.

Fadia tidak membantah adanya titipan-titipan itu, namun dia mengaku tidak pernah mengambilnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini