Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas

Siswa kelas 2 SD di Pemalang tewas usai diduga di-bully tiga kakak kelasnya. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mengautopsi jenazah korban

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:25 WIB
Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas
Ilustrasi bullying yang terjadi di Pemalang.
Baca 10 detik
  • Siswa kelas dua SDN 1 Kebondalem Pemalang meninggal dunia pada September 2026 akibat dugaan perundungan kakak kelas.
  • Tim dokter Polda Jateng mengautopsi jenazah korban di RSUD Dr. M Ashari Pemalang untuk memastikan penyebab kematiannya.
  • Polres Pemalang telah memeriksa sejumlah saksi termasuk orang tua dan pihak sekolah untuk menyelidiki kasus tersebut.

SuaraJawaTengah.id - Seorang bocah laki-laki, siswa kelas 2 SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, Muhamamd Hasbi Al Aqib alias Aqib (7) meninggal setelah diduga jadi korban bullying kakak kelasnya.

Informasi yang dihimpun, Aqib meninggal pada Rabu (30/9/2026). Sebelumnya, dia sempat dirawat di rumah sakit pada Kamis (17/9/2026) setelah mengeluh sakit perut, muntah dan berdarah ketika buang air besar.

Dia sempat bercerita dipukuli oleh 3 kakak kelasnya, kelas 5 dan kelas 6.

Diautopsi Polda Jateng

Baca Juga:Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang

Karena diduga kuat kematiannya tak wajar, pada Kamis (1/10/2026) jenazah Aqib dilakukan autopsi oleh tim dokter dari Bidang Kedokteraan Kesehatan (Dokkes) Polda Jateng.

Autopsi ini dilakukan untuk mengetahui pasti penyebab kematian Aqib. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pemalang AKP M. Faizal Wildan Umar, kepada media, membenarkan adanya autopsi itu.

“Hasilnya belum keluar,” kata dia.

Proses autopsi itu dilakukan di RSUD Dr. M Ashari Pemalang, tempat korban sempat dirawat. Autopsi ini juga dengan persetujuan pihak keluarga.

Sejumlah Saksi Diperiksa

Baca Juga:Dibalik OTT Bupati Pemalang, Camat Turut Diangkut: KPK Sabar Tunggu Rapat Sampai Selesai

Saat ini penyidik Polres Pemalang telah meminta keterangan sejumlah saksi dari kasus kematian tak wajar ini. Para saksi yang diperiksa beragam, mulai dari orangtua korban, pihak sekolah yang diduga mengetahui insiden ini hingga teman sekolah korban.

Diketahui, saat korban mengeluh sakit di bagian perutnya, pada 17 September 2026, orangtua korban kemudian membawanya ke RSUD Dr. M Ashari Pemalang.

Dia dibawa ke rumah sakit setelah kondisinya terus menurun, tidak bisa jalan dan tidak bisa kencing dan BAB. Saat dirontgen dan USG, ada peradangan.

Setelah dirawat itulah, korban baru bercerita dipukuli tiga kakak kelasnya. Sembilan hari dirawat, korban diperbolehkan pulang.

Namun, pada 30 September 2026 kondisinya memburuk. Orangtuanya kembali membawanya ke rumah sakit, sore hari. Kondisinya tak sadar. Sampai di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

Orangtuanya ini menduga sakitnya korban ini akibat perundungan, inilah yang direspons penyelidikan oleh kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak