- Seorang pria berinisial E berusia 64 tahun ditemukan meninggal dunia di kamar kos wilayah Kestalan, Solo, pada Senin, 28 September 2026.
- Saksi menemukan korban setelah mencium bau menyengat, yang kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian sekitar pukul 12.30 WIB untuk ditindaklanjuti.
- Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ada tanda kekerasan, sehingga korban diduga meninggal akibat sakit komplikasi lebih dari tiga hari.
SuaraJawaTengah.id - Bau tak sedap dari sebuah kamar kos di wilayah Kestalan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, menguak kabar memilukan. Seorang pria berinisial E (64), warga Mojosongo, ditemukan meninggal dunia seorang diri di dalam kamar kos, Senin (28/9/2026).
Korban ditemukan setelah seorang saksi, Heru, mencium bau menyengat saat pulang menjemput anaknya dari sekolah. Curiga dengan sumber bau tersebut, Heru bersama Jumi kemudian mengecek kamar kos dan mendapati korban telah terbaring dalam kondisi meninggal dunia.
Kondisi tubuh korban telah mengalami pembengkakan. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian sekitar pukul 12.30 WIB.
Kapolsek Banjarsari Kompol Harno mengatakan personel Polsek Banjarsari bersama Polresta Surakarta langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan.
Baca Juga:7 Fakta Mengejutkan Penemuan Mayat dalam Koper di Brebes, Berawal dari Bersih-Bersih Rumah Kosong
“Setelah menerima laporan, personel piket fungsi Polsek Banjarsari bersama piket fungsi Polresta Surakarta langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal,” ujar Harno.
Dari pemeriksaan awal dokter Puskesmas Setabelan bersama Dokkes Polresta Surakarta, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga korban meninggal akibat sakit komplikasi.
“Dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga mengalami sakit komplikasi,” jelas Harno.
Petugas kemudian mengevakuasi jenazah ke RSUD dr. Moewardi Surakarta. Berdasarkan kondisi tubuh korban, polisi memperkirakan E telah meninggal dunia lebih dari tiga hari sebelum ditemukan.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap penghuni kos maupun lingkungan sekitar. Polresta Surakarta mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan kondisi mencurigakan serta meminta pemilik dan penghuni kos memperkuat komunikasi dengan lingkungan sekitar.
Baca Juga:Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper