"Respect sama bapaknya," tulis @ywscamers.
Masker mendadak menjadi barang langka beberapa hari ini setelah ada dua orang Indonesia positif terinfeksi virus corona baru (COVID-19).
Apalagi di wilayah Boyolali dan sekitarnya terkena turun hujan abu erupsi Gunung Merapi. Dampak erupsi Gunung Merapi pada Selasa (3/3/2020) pukul 5.22 WIB terasa sampai Solo Raya.
Sejumlah wilayah di Kabupaten Boyolali, Klaten, hingga Sukoharjo, yang berada di timur Gunung Merapi, mengalami hujan abu.
Menanggapi kondisi tersebut, Humas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mengimbau masyarakat untuk senantiasa mengenakan masker ketika bepergian keluar rumah.
"Hujan abu Merapi dilaporkan terjadi di Boyolali, Klaten, dan Sukoharjo. Jalan Yogya-Solo wilayah timur juga terdampak hingga jarak pandang terbatas. Selalu waspada dan hati-hati ya.. Jangan lupa kenakan masker saat bepergian… Tetap semangat," kicau akun resmi @humasjateng.
Berita Terkait
-
Masker di Sleman Kian Menipis, Dinkes Prioritaskan ke Pasien ISPA
-
Wisata Jip Masih Jalan Terus Meski Merapi Baru Saja Erupsi
-
Panic Buying! Ini Barang Paling Dicari Setelah Indonesia Positif Corona
-
Pengakuan Penjual Masker: Biasa Rp 20 Ribu Sekotak, Kini Jadi Rp 250 Ribu
-
Redam Panik, Pemerintah Singapura Berikan Masker Secara Gratis
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh
-
Dua Laga Nirgol, Fikron Afriyanto Ungkap Kunci Kokohnya Pertahanan Kendal Tornado FC
-
Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa
-
Nongkrong Seharian di Blok M Hub Makin Seru Bareng BRIZZI ARKIV
-
Basecamp Nyaman Sebelum ke Dieng, Ini 3 Hotel di Kota Wonosobo dengan Alat Pemanas