Rizki Nurmansyah
Sabtu, 06 Juni 2020 | 16:44 WIB
Ilustrasi ular kobra. [ANTARA FOTO/Adeng Bustomi]

Hariyanto menduga ular-ular itu muncul dari atap selter karena kondisinya yang dinaungi pepohonan rimbun.

Dia berharap pihak terkait segera mengambil tindakan membersihkan bagian atap selter dan ranting-dahan pohon peneduhnya.

Tujuannya agar tempat itu tidak menjadi sarang berbagai jenis ular yang bisa membahayakan pedagang.

Dengan berakhirnya teror ular kobra di area Selter Manahan Solo , Hariyanto berharap aktivitas jual beli di kawasan itu menjadi ramai kembali.

"Kalau seperti ini para pedagang kan jadi jadi takut. Karena ular-ular itu muncul dari bagian atas selter," imbuhnya.

Load More