Ilustrasi ular kobra. [ANTARA FOTO/Adeng Bustomi]
Hariyanto menduga ular-ular itu muncul dari atap selter karena kondisinya yang dinaungi pepohonan rimbun.
Dia berharap pihak terkait segera mengambil tindakan membersihkan bagian atap selter dan ranting-dahan pohon peneduhnya.
Tujuannya agar tempat itu tidak menjadi sarang berbagai jenis ular yang bisa membahayakan pedagang.
Dengan berakhirnya teror ular kobra di area Selter Manahan Solo , Hariyanto berharap aktivitas jual beli di kawasan itu menjadi ramai kembali.
"Kalau seperti ini para pedagang kan jadi jadi takut. Karena ular-ular itu muncul dari bagian atas selter," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Transisi New Normal, Gereja di Solo Belum Dibuka Sementara Masjid Sudah
-
Jasad Satpam Cantik yang Hilang Misterius Ditemukan di Tepi Bengawan Solo
-
Dana Pilkada Membengkak Rp 10,1 M, Pemkot Solo Akui Tak Punya Uang Lagi
-
Para Pengrajin Mebel di Solo Mulai Garap Pesanan dari AS
-
Pemkot Solo Akan Cabut Status KLB Wabah Virus Corona 7 Juni 2020
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya
-
Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!
-
Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen
-
MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman
-
Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang