SuaraJawaTengah.id - Tembok pembatas proyek Hotel Awann Sewu Kota Semarang yang ambrol hingga menyebabkan empat orang meninggal diyakini warga sekitar karena tumbal.
Warga sekitar, Danjo yang kerap disapa Mbah Jo meyakini, robohnya tembok pembatas di Hotel Awann Sewu Semarang karena tumbal.
"Ya kalau warga sini pada meyakini jika robohnya tembok tersebut karena tumbal," jelasnya saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa, (21/7/2020).
Alasan tersebut diyakininya, karena sebelum hotel tersebut dibangun, terdapat bangunan tua dan Pohon Glodok. Selain itu juga, terdapat sumur tua yang diyakini warga terkait hal mistis.
"Percaya nggak percaya itulah yang diyakini warga," ujarnya.
Menurutnya, semenjak Lawang Sewu dibangun penunggu Lawang Sewu pindah ke rumah tua tersebut. Pasalnya, rumah tersebut sudah kosong puluhan tahun.
"Warga sini saja pada tidak berani kalau masuk rumah itu," katanya.
Tukang parkir di sekitar kejadian, Rudi juga meyakini hal serupa. Menurutnya, tempat tersebut mempunyai aura sendiri. Ia sering kali merinding jika jaga malam sendirian.
"Kalau saya kan tidak asli sini ya, tapi kalau jaga malam itu takut. Dulunya itu ada bangunan tua tanpa berpenghui," ujarnya.
Baca Juga: 4 Orang Korban Tembok Ambruk Hotel Awann Sewu Semarang, 2 Tewas di Tempat
Seperti diketahui, empat orang tewas karena bangunan Hotel Awann Sewu rubuh. Mereka adalah pekerja bangunan yang sedang mengerjakan proyek Hotel Awann Sewu Semarang.
Keempat pekerja itu, meninggal dunia setelah tersimpan tembok pembatas di lokasi proyek tersebut. Selain empat pekerja, satu pekerja lainnya juga mengalami luka berat.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Bukan Sekadar Bantuan, BRI Ungkap Strategi Jitu Perkuat Ekonomi Desa Lewat Program Desa BRILiaN
-
KPK Geledah Rumah Dinas dan Kantor Bupati Pati Sudewo, Kasus Korupsi Makin Terkuak!
-
Banjir Landa Pantura Pati-Juwana: Hindari Kemacetan dengan Jalur Alternatif Ini!
-
Waspada! Semarang Diguyur Hujan Seharian, BMKG Prediksi Dampak Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Januari
-
Mengenal Rumus Segitiga Sembarang dan Cara Menghitung Luasnya