Ibu menangis memanggil anaknya yang hilang di sungai. (Instagram/@magelang_raya)
Namun saat melakukan pencarian itu, tim SAR menemukan kejanggalan. Tim SAR melihat aliran sungai itu mustahil meng-hanyut-kan seorang pria dewasa.
Hal itu dikarenakan kedalaman sungai yang hanya selutut orang dewasa. Selain itu, ketinggian air saat pencarian hanya sebatas mata kaki, sehingga orang dewasa tidak mungkin hanyut.
Dugaan tim SAR pun terbukti. Korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar 2 kilometer dari penemuan pakaiannya.
"Korban ditemukan warga setempat di daerah Desa Pucang. Dia ditemukan dalam keadaan sadar dan hanya mengalami lemas. Dia ditemukan tanpa memakai pakaian dan selanjutnya diantar ke rumahnya," ujar Nur.
Berita Terkait
-
Disebut Dibawa Makhluk Gaib, Pria Magelang Ditemukan Selamat Tanpa Busana
-
Sindrom Charles Bonnet, Penderita Bisa Dihantui Bayangan Seram dan Tragis
-
Tarif Seikhlasnya, Barbershop Condro di Sleman Pernah Buka Sampai Dini Hari
-
Nikmati Suasana Mata Langit Borobudur, Gaya Berhijab Ashanty Jadi Sorotan
-
Sastrawan Ajip Rosidi Dirawat di RSUD Tidar Magelang
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Rumah BUMN Rembang Semen Gresik Bersama Pemkab Rembang Realisasikan Program Plangisasi
-
Kemarau Belum Puncak, Ratusan Warga di Lereng Gunung Slamet Sudah Kesulitan Air Bersih
-
Rupiah Melemah, Perajin handicraft Temanggung Cari Peluang di Pasar Global
-
Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini, BMKG Minta Warga Waspadai Perubahan Cuaca