Budi Arista Romadhoni
Rabu, 09 September 2020 | 11:50 WIB
Bakal calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (tengah) menyapa pendukungnya saat menuju kantor KPU Solo untuk melakukan pendaftaran Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) 2020 di Solo, Jawa Tengah, Jumat (4/9/2020). [ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha]

SuaraJawaTengah.id - Gaya Gibran Rakabuming Raka saat mendaftar sebagai Calon Wali Kota Solo, disebut-sebut meniru gaya sang Ayah Presiden Joko Widodo saat memimpin Kota Solo. 

Diantar pendukungnya, Putra Sulung Jokowi tersebut menggunakan baju lurik dan sepeda ontel saat mendaftarkan diri ke KPU Kota Solo, pada Jumat (04/09/2020). 

Terhadap gaya Gibran itu, peneliti asal Australia sekaligus penulis buku Man of Contradictions, Benjamin Bland memberikan komentar pedasnya lewat akun Twitter @benjaminbland.

"Anak laki-laki Jokowi, Gibran, memiliki sedikit pengalaman politik, tetapi dia telah mengambil pelajaran dari buku ayahnya, pergi ke kantor pemilihan untuk mendaftar pencalonan wali kota Solo dengan sepeda, dengan pakaian Jawa," tulis Benjamin memberi keterangan terhadap foto Gibran yang tengah bersepeda.

Gibran disebut-sebut meniru gaya politik ayahnya, Joko Widodo. (Twitter/@benjaminbland)

Dalam foto yang disebar Benjamin itu, Gibran tampak tengah melewati sebuah jalan raya dengan sepeda onthel dilengkapi bendera merah putih kecil, serta memakai blangkon yang memberi kesan kuat bahwa ia adalah orang Jawa asli.

Tidak cukup sampai di situ, Benjamin dalam kicauannya yang lain memperkuat kalau Gibran meniru gaya ayahnya dalam berpolitik.

"Like father, like son," tulis Benjamin dengan menyertakan sebuah foto Joko Widodo zaman dahulu saat mendaftarkan diri sebagai Calon Wali Kota Solo. 

Gibran disebut-sebut meniru gaya politik ayahnya, Joko Widodo. (Twitter/@benjaminbland)

Dalam foto kedua ini, Joko Widodo terlihat sama persis dengan Gibran saat ini yakni menggunakan blangkon, sepeda onthel, baju khas Jawa dan selendang batik.

Kritikan Benjamin terhadap gaya berpolitik Gibran itu pun langsung menuai banyak komentar dari warganet.

Baca Juga: Bawaslu Solo Tegur Gibran-Teguh dan Bajo

"Gara-gara kelakuan politisi aku jadi penasaran. Apa iya masyarakat kita masih segitu mengagungkan simbol-simbol & makna-makna tersirat sampai politisi jadi berkelakuan segini noraknya?" timbal @hastar***

Sementara, pemilik akun @teanot**** ikut nimbrung dalam kolom komentar dengan tendensi membela Gibran.

"Jokowi also had little experience when running for mayor of Solo. (Jokowi juga punya sedikit pengalaman ketika ia mencalonkan diri jadi Wali Kota Solo)," tulisnya.

Load More