SuaraJawaTengah.id - Polisi menemukan bekas selotip dan luka di dahi pada jasad wanita terbakar di dalam mobil Xenia di Dukuh Cendana Baru, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, pada Selasa (20/10/2020) malam.
Selotip tersebut diduga digunakan untuk mengikat tangan wanita yang ditemukan terbakar di dalam mobil itu. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Muhammad Alfan mengatakan belum bisa memastikan kasus penemuan jasad wanita terbakar di mobil Xenia sebagai korban pembunuhan. Polisi masih menunggu hasil autopsi dari tim medis RSUD dr. Moewardi Solo.
"Kondisinya korban ditemukan sudah tergeletak tidak bernyawa. Dari hasil olah TKP malam kami menemukan belas selotip dan pemeriksaan luar ada luka di dahi kiri," kata Kasatreskrim dilansir dari Solopos.com Rabu (21/10/2020).
Ditanya apakah tangan korban terikat selotip tersebut, Kasatreskrim belum bisa memastikannya.
Yang jelas, ungkap dia, ada bekas selotip yang terbakar di tangan korban. Polisi masih menyelidiki kasus penemuan jasad wanita terbakar.
"Tim Polda masih melakukan olah TKP di lokasi. Kami juga sudah meminta keterangan saksi dan keluarga korban. Untuk mendalami terkait profil korban dan kronologi peristiwa dan lainnya," katanya.
Tim Labfor Polda Jateng bersama Polres Sukoharjo mulai melakukan olah TKP sekitar pukul 10.00 WIB. Tim Labfor memeriksa kondisi mobil Xenia warna abu-abu metalik (bukan hitam sebagaimana diberitakan sebelumnya.
Penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti kertas dokumen amplop di dalam mobil, sisa material kebakaran di bagian jok belakang mobil dan lainnya. Hingga pukul 11.25 WIB tim Labfor masih melakukan olah TKP.
Baca Juga: Jaga Perdamaian di Jateng, Puluhan Warga Gelar Aksi Damai
Diberitakan, korban jasad wanita yang ditemukan dalam kondisi terbakar di dalam mobil Xenia di Bendosari, Sukoharjo bernama Yulia, 42. Korban merupakan pedagang sandal di daerah Gajahan, Solo.
Kasatreskrim Muhammad Alfan mengungkapkan identitas korban terungkap bernama Yulia berusia 42 tahun beralamat Selogiri, Wonogiri.
"Korban ini alamat sesuai identitas KTP warga Selogiri, Wonogiri. Namun korban tinggal di Baluwarti, Pasar Kliwon, Solo," kata Kasatreskrim sebelumnya.
Berita Terkait
-
Wow! Ponpes Klaster Paling Banyak di Jateng, 923 Santri Positif Covid-19
-
Saudari Jokowi Tak Teriak Minta Tolong, Warga: Kondisinya Gosong di Mobil
-
Mayat Wanita di Mobil Terbakar, Saksi: Saya Dengar Alarm Bunyi Tak Berhenti
-
Pemberani! Komunitas Ini Buru Hantu Hingga Amerika
-
Kebakaran Mobil di Sukoharjo, Saksi: Api Muncul dari Jasad Wanita
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium
-
Er Deva Kembali ke Kendal Tornado FC, Bawa Pengalaman dari Timnas Indonesia U-20
-
Trauma dengan MBG, Siswa di Pati Cerita Diare 5 Kali, Kepala Pusing hingga Mimisan Usai Makan
-
Perluas Inklusi Keuangan Nasional, BRI Tegaskan Komitmen Dukung Presiden Prabowo
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG