“Sampai dengan Minggu (1/11/2020), kami lakukan rapid test dan kalau nanti ada yang hasilnya reaktif, langsung diambil swab testnya,” kata Retno Indriastuti, Rabu (28/10/2020).
Menurut Retno, untuk membantu tes swab Dinkes Provinsi Jateng mengoperasikan mobil PCR (polymerase chain reaction) milik Balai Laboratorium Kementerian Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
Personel polisi dibantu TNI menghentikan secara acak kendaraan yang melintas di kawasan Brojonalan menuju Candi Borobudur. Seluruh penumpang diminta turun dan mengikuti rapid tes di pendopo Tourism Information Center (TIC).
“Hasilnya seperti itu. Kemudian langsung di swab, mudah-mudahan hasilnya sehat. Sehingga calon wisatawan ini bisa melanjutkan tujuan wisatanya,” ujar Retno.
Dinkes Magelang menargetkan melakukan rapid test terhadap 150 (10 persen) dari perkiraan jumlah wisatawan Borobudur setiap hari. Selain di Borobudur, Dinkes juga melakukan tes secara acak di posko terpadu di terminal Muntilan dan Secang dengan target 20 orang setiap hari.
“Dari Dinkes ada 3 tim untuk rapid tes. Kami kerahkan tim laboratorium dan seluruh puskesmas. Kalau dari Provinsi Jateng, dari tim Balai Laboratorium Kesehatan (Balabkes).”
Berdasarkan pantauan SuaraJawaTengah.id di lokasi rapid tes, hingga pukul 11.00 WIB ditemukan 7 orang reaktif Covid-19. Kebanyakan wisatawan berasal dari luar kota seperti Trenggalek, Banyuwangi, dan Bangka Belitung.
Edy salah seorang wisatawan asal Mangkubumen, Solo, mengaku lega setelah menerima hasil tes non reaktif. Edy dan istrinya Indra dapat menjalani liburan dengan tenang.
“Rapid tes gratis ini sangat membantu. Mudah-mudahan banyak yang tidak kena. Setelah ini kami mau melanjutkan wisata ke Yogyakarta jadi lebih aman,” kata Indra.
Baca Juga: Sempat Dicaci, Cerita Arum Nekat Beri Jasa Rias Gratis di Tengah Pandemi
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
-
Umbar Penyakit Sifilis Pasien ke TikTok, Nakes Ini Dituding Langgar Etika
-
Drone Jatuh di Borobudur, TWC: Tak Ada Izin ke Kami
-
Liburan ke Candi Borobudur, Siap-Siap Rapid Test Covid-19
-
BRUUK! Drone Jatuh di Candi Borobudur, Tuai Banyak Protes Bisa Merusak
-
Drone Jatuh Menimpa Candi Borobudur, Pengelola Diminta Klarifikasi
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Er Deva Kembali ke Kendal Tornado FC, Bawa Pengalaman dari Timnas Indonesia U-20
-
Trauma dengan MBG, Siswa di Pati Cerita Diare 5 Kali, Kepala Pusing hingga Mimisan Usai Makan
-
Perluas Inklusi Keuangan Nasional, BRI Tegaskan Komitmen Dukung Presiden Prabowo
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG