SuaraJawaTengah.id - Pemerintah mempercepat penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) subsidi gaji pekerja formal bergaji di bawah Rp5 juta per bulan termin 2 cair akhir minggu ini. Hal ini dilakukan agar daya beli masyarakat tidak kian melemah.
Setiap pekerja formal yang memenuhi kriteria penerima subsidi gaji termin 2 akan mendapatkan dana Rp600.000 per bulan selama empat bulan atau totalnya sebesar Rp2,4 juta.
Namun, pencairan dilakukan setiap dua bulan sekali, sehingga dalam sekali pencairan, pekerja menerima bantuan sebesar Rp1,2 juta.
Dilansir dari Ayosemarang.com, Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Budi Gunadi Sadikin memastikan, termin 1 telah tersalurkan 100%. Sementara itu, termin 2 subsidi gaji bakal mulai disalurkan dalam waktu minggu awal November 2020 ini.
“Termin 1 sudah selesai disalurkan untuk 12,4 juta. Rencananya, akhir minggu ini akan mulai lagi termin 2, disalurkan bantuan subsidi gaji ke 12,4 juta penerima," kata Budi dalam telekonferensi pers virtual, Rabu (4/11/2020).
Artinya, dengan target penyaluran dana pada akhir minggu ini, maka dana subsidi gaji bakal mulai ditransfer ke rekening BNI, BRI, Mandiri, BCA dan swasta lainnya secara bertahap paling lambat kemungkinan pada Sabtu, 7 November 2020.
Adapun syarat-syarat bagi calon penerima subsidi gaji termin 2 yaitu sebagai berikut:
1. Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
2. Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan
Baca Juga: Menaker Pastikan BLT Subsidi Gaji Tahap 5 akan Dicairkan Sebelum November
3. Peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp5 juta sesuai upah yang dilaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan
4. Pekerja dan buruh penerima upah
5. Memiliki rekening bank yang aktif
6. Peserta yang terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek sampai dengan Juni 2020.
Untuk memastikan, pekerja bisa mengecek di link yang sudah disiapkan pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di antaranya melalui SMS, Web, maupun WA, yakni:
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak
-
Menaker Apresiasi Program Magang Nasional BRI, Buka Peluang Karier bagi Talenta Muda
-
BRI Gandeng Prodia, Hadirkan Promo Medical Check-Up hingga Pemeriksaan Genomics
-
Kisah Cucur Aulia, UMKM Binaan RB Rembang yang Sukses Mengangkat Jajanan Tradisional
-
Semarang Diprakirakan Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun Sore Nanti