SuaraJawaTengah.id - Menjadi tokoh publik, maka harus siap-siap dicaci maki atau dihujat banyak orang. Calon wali Kota Solo dari PDIP, Gibran Rakabuming Raka, mengakui setiap hari selalu saja ada hujatan dan caci maki dari netizen kepadanya melalui media sosial (medsos).
Kadang hujatan tersebut sangat kasar menyerang pribadinya. Tapi pengusaha kuliner itu mengaku tidak ada rencana melaporkan para penghujat tersebut ke polisi.
“Biasa, sudah biasa. Makanan sehari-hari. Kan hujatannya juga tidak..., ya begitu lah. Memang begitu. Setiap hari begitu,” ujar Gibran Rakabuming Raka dilansir dari Solopos.com di sela kegiatan di Pasar Kliwon, Sabtu (14/11/2020) malam.
Ihwal motivasi atau tujuan netizen menghujatnya, Gibran mengaku sama sekali tidak tahu. Selama ini ia hanya diam menghadapi hujatan dan caci maki netizen.
Hingga akhirnya pada Sabtu ia mulai merespons hujatan dan cacian tersebut dengan mencantumkan atau mention beberapa pengguna akun Instagram yang sudah menghujatnya.
Dalam responsnya, Gibran Rakabuming Raka justru mengucapkan terima kasih kepada beberapa pengguna akun yang telah menghujatnya.
Gibran juga mention beberapa akun yang menuduhnya melakukan politik uang saat bertemu masyarakat.
Lalu bagaimana dengan sang istri, Selvi Ananda, ketika mendapati suaminya mendapat hujatan-hujatan tersebut? Menurut Gibran, Selvi tidak merasa sakit hati.
“Enggak sakit hati, enggak pernah ngapa-ngapain, enggak pernah melaporkan juga,” sambungnya.
Baca Juga: Sebelum Debat, Habib Hasan Sempat Pegang Dada Gibran dan Berikan Doa-Doa
Sedangkan mengenai langkahnya mulai merespons beberapa akun penghujat, Gibran Rakabuming Raka mengaku tidak ada maksud apa-apa.
Ia beralasan hanya merespons pertanyaan dan tudingan miring yang dari pengguna akun-akun itu kepadanya.
“Enggak ada harapan apa-apa. Itu kan cuma tanya jawab, ya saya jelaskan kenapa tidak membagi beras saat ini. Saya jelaskan kenapa tidak boleh bagi beras saat masa kampanye ini. Terus ada yang nuduh bagi amplop. Itu bukan duit,” urainya.
Setahun terakhir ini, Gibran sangat aktif via medsos, termasuk Instagram dengan akun @gibran_rakabuming. Akun itu ia isi dengan gambar berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, dan politiknya. Akun Gibran itu sudah memiliki sekitar 375.000 followers hingga pertengahan November ini.
Gibran juga aktif di akun Youtube pribadinya, Gibran Rakabuming yang baru memiliki 905 subscribers. Lewat akun Youtube itu, Gibran mengunggah video kegiatan seperti blusukan kampung, blusukan virtual, dan webinar dengan berbagai tema.
Berita Terkait
-
Ormas Solo Madani Yakin Masyarakat Bawah Merapat ke Bajo, Bukan ke Gibran
-
Awas Gibran! Bajo Klaim Lebih Siap Hadapi Debat Kedua
-
Pasca Pandemi Covid-19, Gibran Sebut Ekonomi Digital Bakal Berperan Besar
-
Sifat Calon Wali Kota Solo Versi Primbon: Gibran Berwibawa, Bagyo Jujur
-
Akhirnya Blusukan, Gibran Rakabuming Disodori RTLH dan Pengerukan Sungai
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global
-
Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas
-
Bawa 10,63 Gram Sabu dari Pontianak, Dua Kurir Ditangkap di Pelabuhan Tanjung Emas
-
Profil Brigjen Roy Hardi Siahaan, Kapolda Jateng Pengganti Ribut Hari Wibowo
-
Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo Dimutasi, Digantikan Brigjen Roy Hardi Siahaan