SuaraJawaTengah.id - Fenomena mencari jodoh secara online menjadi trend selama pandemi Covid-19 di Indonesia, tak terkecuali di Kota Semarang. Rata-rata alasan mereka mencari jodoh secara online karena bosan selama pandemi.
Mereka mengaku mencari jodoh secara online melalui aplikasi OmeTV. Aplikasi tersebut memang sedang hits lantaran seorang youtuber asal Indonesia Fiki Naki yang viral karena bisa berbicara dengan perempuan asal Kazakhtan yang bernama Diana.
Pemuda asal Semarang, Aditya AD mengatakan jika dirinya menggunakan aplikasi OmeTV lantaran termotifasi dengan kisah Fiki Naki yang viral karena berhasi berbicara dengan perempuan asal Kazakhtan.
"Awalnya saya lihat Fiki Naki asyik banget di OmeTV. Bisa berbicara dengan orang luar negeri," jelasnya kepada Suara.com, Senin (15/2/2021).
Dari penggalamannya, jika ingin berkenalan dengan perempuan di OmeTV mulai pukul 00;30 WIB. Rata-rata para perempuan aktif sekitar tengah malam. Jika di jam yang lain, rata-rata dia hanya bertemu dengan sesama laki-laki.
"Biasanya kalau perempuan itu pada aktif ketia tengah malam," ujarnya.
Tak jarang juga dia bertemu dengan perempuan dari luar negeri. Namun, agar bisa berkomunikasi dengan perempuan luar negeri dia harus menggunakan Virtual Private Network (VPN) luar negeri.
"Agar bisa berkomunkiasi dengan cewek luar negeri harus pakai VPN," katanya.
Rata-rata perempuan luar negeri aktif mulai Pukul 20;00 WIB. Di jam itu banyak perempaun luar negeri yang dia temui di OmeTV. Karena tak terlalu mahir Bahasa Inggris, percakapnnya dengan orang luar negeri hanya sebentar.
Baca Juga: 6 Jam Kabur, Pembunuh Wanita Dalam Lemari Hotel Royal Phoenix Diringkus
"Bahasa Inggris saya jelek, jadinya tak bisa lama-lama kalau ngobrol," imbuhnya.
Dia mengaku sudah satu bulan menggunkan aplikasi tersebut. Meski bisa berkenalan dengan perempuan baru, namun tak jarang juga dia menemui sesama laki-laki yang juga bermain di OmeTV.
"Kan sistemnya acak ya, jadi kita ndak bisa ngatur. Aplikasi itu yang mengatur kita bertemu dengan siapa," ucapnya.
Hal yang sama juga dikatakan Hafidz. Dia mengaku tertarik dengan OmeTV karena penasaran karena aplikasi tersebut sering diperbincaangkan ketika sedang nongkrong dengan teman-temannya.
"Saya penasaran, akhirnya download," katanya.
Meski demikian, dia mengaku masih tak tau banyak soal OmeTV. Pasalnya, selama dia menggunkan aplikasi tersebut banyak bbertemy dengan sesama laki-laki. Hal itu membuatnya bosan karena tak sesuai harapan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah