Beberapa temannya yang lain juga mengalami hal yang sama. Teman-temannya terset lebbiih sering bertemu secara online dengan laki-laki timbang dengan perempuan.
"Teman saya juga sama, jarang bertemu dengan cewek," imbuhnya.
Psikolog
Psikolog asal Semarang, Probowarie Tjondronegoro mengatakan, selama pandemi banyak muda-mudi yang berkonultasi ke kliniknya. Rata-rata mereka merasa tertipu ketika terlibat hubungan cinta virtual.
"Ya, selama pandemi memang banyak remaja yang berkonsultasi ke klinik saya terkait hubungan cinta virtual mereka," jelasnya saat dihubungi, Senin (15/2/2021).
Selama pandemi, mayoritas muda-mudi yang berkonsultasi ke kliniknya berusia 15 tahun hingga 20 tahun. Mereka mengaku menjadi korban dari layanan cinta virtual itu.
"Tak jarang mereka juga menjadi korban dari hubungan itu," ucapnya.
Kebanyakan yang menjadi korban biro jodoh online merupakan perempuan. Tak sedikit dari mereka yang termakan rayuan lawan jenis ketika mennggunakan layanan biro jodoh online itu.
"Yang paling kecil itu kelas SMP, semetara yang paling tua itu anak kuliahan semester awal yang konsultasi ke klinik saya," imbuhnya.
Baca Juga: 6 Jam Kabur, Pembunuh Wanita Dalam Lemari Hotel Royal Phoenix Diringkus
Bahkan, dari mereka ada yang tertipu dengan lelaki hidung belang hingga diajak menginap di hotel oleh lawan jenisnya yang dia kenal melalui layanan biro jodoh online yang mereka ikuti.
"Ada yang sampai diajak menginap di hotel juga," ujarnya.
Selain diajak menginap di hotel, ada juga yang ditipu oleh lelaki yang dia kenal dengan mobil fortuner. Setelah ditelusuri, ternyata lelaki tersebut adalah sopir ojek online.
"Ada yang ditipu, katanya dia punya mobil fortuner, Ternyata dia hanya sopir ojek," imbuhnya.
Dia menambahkan, biro jodoh online meski sebenarnya mempunyai dampak bagus, masyarakat harus teliti saat mengakses layanan tersebut.
Dia mengingatkan kepada para muda-mudi yang berada di seluruh Indonesia untuk mewaspadai tindak pencurian data pada setiap layanan biro jodoh online.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor
-
Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam
-
BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat
-
Semen Gresik Konsisten Salurkan Beasiswa Prasejahtera kepada 120 Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri