SuaraJawaTengah.id - Nyawa seorang nelayan dan dua petani asal Kabupaten Jepara melayang, akibat sambaran petir. Petir juga membuat seorang petani lainnya sakit parah hingga koma.
Diketahui, petir menyambar seorang nelayan bernama Zainurrohman warga Kelurahan Demaan, Kecamatan Jepara. Korban merupakan seorang nelayan.
Berdasarkan kesaksian Sudarto (34), korban sebelumnya berangkat melaut sekira pukul 02.00 WIB. Setelah mendapatkan hasil, korban langsung menuju ke rumahnya di Jepara.
Namun, saat sampai di Pesisir Pantai Pesajen, tiba-tiba ada kilatan petir yang tepat mengenai korban.
”Sekitar 07.00 WIB tiba-tiba petir datang dan menyambar,” kata Sudarto, Selasa (16/2/2021).
Sudarto menambahkan, korban mengalami luka bakar cukup serius dan dibawa ke RSUD RA Kartini.
Namun, tim medis tak sanggup menyelamatkan nyawa korban dan akhirnya meninggal dunia.
Selain itu, Petir juga menyambar dua buruh tani di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri. Keduanya yaitu Sutriyo (40) warga Desa Cepogo, Kecamatan Kembang. Serta Muriyanti warga Desa Jerukwangi, Kecamatan Bangsri.
Musibah terjadi pada pukul 10.00 WIB. Saat itu, mereka menyemai bibit semangka, tiba-tiba petir menyambar mereka. Hingga menewaskan keduanya seketika.
Baca Juga: Gerak Cepat, Semen Gresik Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir
Sedangkan, satu buruh tani yang berada di sawah tersebut saat ini masih dalam kondisi kritis. Korban sekarang berada di rumah sakit setempat.
Kontributor : Fadil AM
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kekeringan Jateng Belum Usai, Purworejo Catat 172 Hari Tanpa Hujan
-
22 Kasus Kekerasan di Pondok Pesantren Jateng Catat 85 Korban, Pencegahan Jadi Sorotan
-
Semarang Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Jateng Berpotensi Hujan Ringan
-
Divonis 8,5 Tahun Penjara, Sudewo Sebut Ada Intervensi Politik
-
Sudewo Melawan! Tolak Vonis 8,5 Tahun Penjara dan Siapkan Banding