Andika menjelaskan, saat ini kawasan Urutsewu tidak lagi dijadikan lokasi latihan menembak prajurit TNI AD. Terutama yang berkaitan dengan latihan menggunakan peluru tajam dan ledakan. Latihan di kawasan tersebut hanya berupa manufer dan penelitian.
Sama seperti tahun lalu, menurut aktivis Urutsewu Bersatu, Widodo Sunu Nugroho, warga kembali akan mengajukan protes ke Kanwil BPN Jawa Tengah.
Salah satu yang menjadi point keberatan warga adalah mereka tidak dilibatkan dalam proses pengukuran yang dilakukan BPN.
“Itu yang saya kira harus digaris bawahi betul. Kami juga telah melakukan komplain ke Kanwil BPN Semarang. Sampai hari ini tidak ada tanggapan,” ujar Sunu.
Baca Juga: Sindir Dokter Lois, Bupati Kebumen: Orang yang Tak Percaya Covid-19 Sesat
Dia mengaku belum mengetahui posisi lahan yang telah disertifikatkan atas nama TNI. “Saya juga yang terbaru ini belum tahu yang sebelah mana itu. Di berita juga tidak disebutkan di desa mana.”
Perkiraan lokasi lahan yang telah disertifikatkan TNI AD berada di Desa Desa Lembupurwo dan Mirit Petikusan, Kecamatan Mirit. Hal itu berdasarkan informasi bahwa masyarakat kedua desa tersebut dikumpulkan untuk musyawarah sekitar 2 hari lalu.
“Masyarakat dikumpulkan, kemudian masyarakat menyatakan tidak setuju. Tapi kemudian di dalam musyawarah itu pada akhirnya masyarakat menyetujui,” kata Sunu.
Sunu menduga warga yang menghadiri rapat mendapat intimidasi. “Intimidasi tidak selalu kekerasan ya. Bisa ketika musyawarah itu tidak imbang dalam arti masyarakat di bawah tekanan dan lain sebagainya.”
Dia berharap pemeritah melindungi masyarakat. Sebab yang terjadi saat ini seolah-olah masyarakat dibenturkan langsung dengan TNI.
Baca Juga: Kisah Watu Kelir Kebumen, Situs Geologi dan Mitos Suara Gamelan Astral
“Kenapa nggak BPN saja sih yang turun. Kenapa harus selalu TNI yang dikedepankan. Ketika musyawarah ada tentara, ya masyarakat takut lah. Coba BPN turun sendiri, ngobrol langsung dengan masyarakat, ditelusuri. Nggak usah bawa-bawa tentara.”
Berita Terkait
-
Hutan Kota Wanamukti Kebumen, Ruang Hijau Idaman di Tengah Hiruk-Pikuk Kota
-
Alun-Alun Pancasila Kebumen, Destinasi Buka Puasa yang Anti-Mainstream!
-
Ingin Berwisata ke Pantai Menganti? Simak untuk Dapat Informasinya!
-
Mau Liburan Low Budget di Kebumen? Pantai Setrojenar Jawabannya!
-
Profil Lilis Nuryani Fuad, Bupati Terpilih Terkaya di Jawa Tengah!
Tag
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
Terkini
-
Jurnalis Dipukul dan Diancam Ajudan Kapolri: Kebebasan Pers Terancam di Semarang
-
Arus Balik Lebaran 2025: Baru 50 Persen Pemudik Kembali
-
Situasi Lebaran di Jateng Berjalan Normal, One Way Nasional Mulai Diberlakukan
-
Ini 7 Amalan Bulan Syawal yang Dianjurkan untuk Dilakukan
-
Jadwal dan Keutamaan Puasa Syawal 2025: Sampai Kapan Kita Bisa Berpuasa?